Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Kaget Sofia Sahla Paskibraka Asal Sumedang Lepas Jilbab, Ayah: Tidak Ada Komunikasi

Orangtua mengungkapkan Sofia Sahla sehari-hari selalu mengenakan jilbab. Sofia mengenakan jilbab sejak SMP

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Keluarga Kaget Sofia Sahla Paskibraka Asal Sumedang Lepas Jilbab, Ayah: Tidak Ada Komunikasi
YouTube/Sekretariat Presiden
Sosok Sofia Sahla (kedua dari kanan), anggota Paskibraka Nasional 2024 asal Sumedang, Jawa Barat, yang akan bertugas di Ibu Kota Nusantara (IKN) 

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Tatang Suyatna mengaku tidak tahu jika anaknya Sofia Sahla yang dikukuhkan Presiden Joko Widodo menjadi Paskbraka Nasional melepas jilbab.

Tatang kaget karena tahu kabar tersebut dari media sosial.

"Saya tahu berita mengenai Sofia tidak berhijab dari media sosial. Hari itu saya hanya lihat di media sosial. Cukup kaget juga," kata Tatang Suyatna, ayah Sofia, di Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang, Jawa Barat, Kamis (15/8/2024) petang. 

Baca juga: Menag Yaqut Soal Polemik Larangan Paskibraka Pakai Jilbab: Hijab Itu Hak Orang, Harus Dihormati

Dia mengatakan, Sofia berjilbab dalam sehari-hari. Jilbab dikenakan gadis itu jika beraktivitas di luar rumah, seperti ketika berada di sekolah. 

"Kalau di dalam rumah enggak. Di luar, ke sekolah, pakai hijab," katanya. 

Tatang belum berkomunikasi dengan Sofia.

Dia terakhir kali bertemu dengan anaknya itu di Cibubur, 12 Agustus.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah itu, Sofia tidak diizinkan menggunakan ponsel.  

Sehingga, Tatang juga tidak tahu apakah Sofia mengetahui berita terkait jilbab ini atau belum. 

"Tidak ada komunikasi karena hapenya tidak boleh aktif. Kurang tahu apakah sofia tahu atau tidak, dia tidak mengobrol itu," katanya.  

Meski kecewa saat melihat Sofia dalam video dan foto-foto yang beredar, Tatang yakin Sofia punya prinsip yang kuat. 

"Keluarga cuma berharap Sofia dapat melaksanakan tugas dengan lancar, diberi kesehatan. Diharapkan oleh keluarga kembali memakai jilbab," katanya.  

Sofia merupakan siswi SMA Negeri Situraja. Dia sudah mengenakan jilbab sejak SMP.

Baca juga: Soal Polemik Larangan Paskibraka Berhijab, Ombudsman: Diskriminasi Kebebasan Memeluk Agama

"Kami percaya sama anak kami, didikan agama, ngaji, salat lima waktu. Sebelum berangkat (ke IKN) orangtua, ya kami, berpesan jangan tinggalkan salat, kami percaya itu saja," katanya. 

Pembina Sofia buka suara

Pembina Sofia Sahla di SMAN 1 Situraja, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang mengaku kecewa. Sebab, selama Sofia menempuh latihan paskibraka di sekolah, tak sekalipun gadis itu melepas jilbab.  

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas