Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bengisnya Pelaku Perampokan di Bogor, Bocah 10 Tahun Ikut Dianiaya

Inilah kabar terbaru soal perampokan yang terjadi di sebuah rumah di Kampung Cimayang, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bengisnya Pelaku Perampokan di Bogor, Bocah 10 Tahun Ikut Dianiaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM/MUAMARRUDIN IRFANI
Rumah warga Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang diduga menjadi korban perampokan, Rabu (18/9/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kabar terbaru kasus perampokan yang terjadi dalam sebuah rumah di Kampung Cimayang, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/9/2024).

Diketahui, pemilik rumah berinisial HS (26) tewas dalam aksi perampokan ini.

Sementara itu, istri dari HS, R (27), anaknya, A (10), dan ibunya, N (55) mengalami luka-luka.

Elis, keluarga korban menceritakan kebengisan pelaku perampokan.

Ia menceritakan, pelaku perampokan diduga berjumlah empat orang.

Elis mengatakan, kakaknya N, dan keponakannya R, dianiaya oleh para pelaku tanpa ampun.

"Nggak tahu pakai senjata apa, dia (Resti) juga nggak tahu dipukul pakai apa, karena yang utama dipukul itu mata, mau ibunya maupun Restinya itu mata terus yang diserangnya. Matanya pada bengkak memar semua," ujarnya, dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya itu, anak dari R yang masih berusia 10 tahun juga dianiaya hingga alami luka di kepalanya.

Beruntung, A tak alami luka serius.

"Dipukul kepalanya, langsung pusing katanya, sampai dijahit," ungkap Elis.

Elis pun mengaku heran dengan motif di balik kejadian yang dialami oleh keluarganya tersebut.

Baca juga: Soal Kasus Perampokan di Bogor, Polisi Kantongi 2 Nama Terduga Pelaku, Kini Dalam Pengejaran

"Itu aku juga belum tahu masih belum paham, soalnya kalau dibilang perampokan ya memang ngerampok tapi nggak semua, tapi kalau memang niat ngebunuh sampai berantai gitu kan nggak ngeliat itu ibu atau anaknya kecil, dia nggak ngeliat ke situ, makanya sadis itu," ujarnya.

Elis juga menceritakan, saat kejadian, R pura-pura pingsan untuk menyelamatkan diri.

"Di situ dia (Resti) pura-pura pingsan karena pengin menyelamatkan diri lah, jadi si pelaku itu udah pada keluar sepi, mobil juga udah keluar kedengeran, langsung ngunci pintu, baru nelepon saya," ujarnya, Kamis (19/9/2024).

Diwartakan sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara mengatakan, pihaknya saat ini telah memiliki dua nama terduga pelaku.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas