Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus 7 Mayat di Kali Bekasi: Baru 2 Korban Teridentifikasi, Minimnya Data Keluarga Jadi Kendala

Kepala RS Polri Brigjen Prima Heru membeberkan apa yang menjadi kendala dalam proses identifikasi mayat 7 remaja yang ditemukan di Kali Bekasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kasus 7 Mayat di Kali Bekasi: Baru 2 Korban Teridentifikasi, Minimnya Data Keluarga Jadi Kendala
Tribunnews.com/Reynas
Penemuan tujuh jasad terjadi di Kali Bekasi, belakang Masjid Al Ikhlas Perumahan Pondok Gede Permai RT. 004/RW.008, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Minggu (22/9/2024). | Kepala RS Polri Brigjen Prima Heru membeberkan apa yang menjadi kendala dalam proses identifikasi mayat 7 remaja yang ditemukan di Kali Bekasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala RS (Karumkit) Polri Brigjen Prima Heru mengungkapkan apa yang menjadi kendala dalam proses identifikasi tujuh mayat remaja yang ditemukan mengapung di Kali Bekasi pada Minggu (22/9/2024) kemarin.

Prima menyebut dalam proses identifikasi korban, diperlukan kecocokan data antemortem dan postmortem dari jenazah tujuh remaja yang tewas di Kali Bekasi itu.

"Data-datanya harus betul-betul match (cocok), data primer, data sekunder," kata Prima dilansir Tribun Bekasi, Kamis (26/9/2024).

Oleh karena itu dalam prosesnya diperlukan ketepatan dan data-data yang lebih detail dari pihak keluarga untuk bisa mengidentifikasi korban.

"Kami perlu data-data lebih detail, itu butuh waktu. Jadi identifikasi harus dipastikan, ini siapa? Si A, B, C, dan seterusnya."

"Harus kami pastikan dulu, baru kami serahkan ke pihak keluarga. Harus jelas siapa jenazah ini," terang Prima.

Diketahui hingga kini baru dua jenazah remaja yang berhasil diidentifikasi oleh RS Polri.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua jenazah itu diketahui bernama Muhammad Rizki (19) dan Ahmad Davi (16). 

Hal tersebut disampaikan Karo Dokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama, dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (24/9/2024).

"Total jenazah yang teridentifikasi sampai hari ini ada dua jenazah," ucapnya.

Jenazah tersebut berhasil teridentifikasi berdasarkan data gigi, sidik jari, medis, dan barang yang dipakai.

Baca juga: 9 Polisi yang Diperiksa Propam Imbas Kasus Temuan 7 Mayat di Kali Bekasi Telah Kembali Bertugas

Sementara itu, mengani proses identifikasi jenazah lainnya, Nyoman mengaku masih memerlukan data dari pihak keluarga dan kerabat. 

"Sehingga dalam kondisi yang sudah 1x24 jam itu kita perlu data-data lebih detail, dan itu perlu proses, waktu. Dan itulah kendala utamanya," kata  Brigjen Nyoman.

Dia mengatakan identifikasi dilakukan dengan cermat agar data postmortem dan antemortem benar-benar cocok.

"Data-data ini harus betul-betul match, data primer dan data sekunder. Jika ada ketidaksesuaian atau belum sesuai, kita harus hati-hati."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas