Kemarin Santri Disiram Air Cabai, Kali ini Santri Bakar Pengurus Ponpes di Langkat
Kekerasan di Ponpes kembali terjadi setelah santri disiram air cabai kini santri bakar pengurus pengajar Ponpes di Langkat hingga luka bakar 80 persen
Penulis:
Theresia Felisiani
Motif Pelaku
Mendapati informasi itu, polisi melakukan proses penyelidikan.
Di hari itu juga, polisi menangkap FAD dan membawanya ke Polres Langkat. Setelah diperiksa, FAD mengaku membakar korban karena sakit hati.
“Pelaku sakit hati ke korban karena di-bully. Korban ini kan pengajar di ponpes itu. Nah, pelaku ini sering di-bully karena kondisi fisiknya. Terus kalau ada perilaku kurang pas atau pelanggaran dia, dieksposes di depan santri lainnya,” ungkap David.
“Selain itu, (korban) suka dituduh dan difitnah melakukan pelanggaran. Diadu domba juga dengan santri lain dan pimpinan ponpes sehingga dia (pelaku) sering dimarahi,” tambahnya.
FAD saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pihaknya kini masih memproses hukum FAD sebagai anak yang berhadapan dengan hukum. (tribun network/thf/Serambinews.com).