Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Gorontalo Tewas di Tangan Iparnya Akibat Cekcok Masalah Sapi

Salim Muharam (52) Kabupaten Boalemo, Gorontalo meregang nyawa akibat dibunuh iparnya. Keduanya sempat cekcok masalah sapi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Warga Gorontalo Tewas di Tangan Iparnya Akibat Cekcok Masalah Sapi
NST
ilustrasi - Salim Muharam (52), warga Desa Bendungan, Kabupaten Boalemo, Gorontalo meregang nyawa di tangan iparnya, Roy Habi (40), Rabu (20/11/2024). 

Namun Tantri mencurigai adanya keterlibatan pihak lain dalam insiden ini, terutama Romy Habi.

Tantri mengungkapkan bahwa Romy, adik dari pelaku, secara mencurigakan mengetahui detail peristiwa tersebut meskipun dia tidak berada di lokasi saat kejadian.

"Mengapa Romy tahu kalau suami saya telah ditikam, padahal hanya Roy dan suami saya yang berada di tempat kejadian?" tanyanya.

Kecurigaan ini diperkuat oleh keterangan warga yang menyebut bahwa tidak ada orang lain di tempat kejadian selain korban dan pelaku.

Tantri menduga bahwa Romy mungkin turut terlibat dalam penganiayaan yang menyebabkan suaminya meninggal dunia.

Tantri berharap polisi dapat mengungkap fakta sebenarnya dari insiden ini. 

Ia mendesak pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas kematian suaminya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya hanya ingin keadilan. Saya ingin tahu siapa yang bertanggung jawab atas kematian suami saya," katanya

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih jauh akar permasalahan yang menyebabkan pertikaian antara korban dan pelaku.  

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com dengan judul Kronologi Dua Pria Gorontalo Baku Potong Gara-gara Sapi

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas