Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kombes Irwan Anwar Pastikan Aksi Aipda RZ Tembak Siswa SMK Terekam CCTV: Ada Buktinya

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, mengungkapkan ada bukti Aipda RZ menembak siswa SMKN 4 Semarang, GRO, dan dua temannya, SA dan AD.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kombes Irwan Anwar Pastikan Aksi Aipda RZ Tembak Siswa SMK Terekam CCTV: Ada Buktinya
Kolase Tribunnews.com
(ILUSTRASI POLISI, kiri) Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, mengungkapkan ada bukti Aipda RZ menembak siswa SMKN 4 Semarang, GRO, dan dua temannya, SA dan AD. 

Saat pra-rekonstruksi yang berlangsung pada Selasa, korban selamat AD membeberkan insiden yang menimpanya dengan SA dan GRO, Minggu (24/11/2024) dini hari.

AD mengakui dirinya memang terlibat tawuran dengan anggota geng lainnya.

Tak sendiri, AD mengaku ikut tawuran bersama SA dan GRO.

Saat kejadian, AD menyebut ia berboncengan motor bersama tiga orang, termasuk GRO, saat menuju ke Gunungpati untuk tawuran.

Menurut kesaksian AD, ia baru pertama kali ikut tawuran. Sementara GRO, kata AD, memang merupakan anggota geng.

Baca juga: Ada Info Polisi Penembak Siswa SMK di Semarang di Bawah Pengaruh Miras, Ini Klarifikasi Polda Jateng

"Saya tidak ikut gangster, di kejadian ini hanya pertama kali ikut. GRO ikut (gangster)" ungkap AD setelah pra-rekonstruksi di lokasi kejadian, Selasa.

Meski demikian, AD mengaku tidak tahu-menahu soal penembakan terhadap GRO.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebab, ujar AD, aksi penembakan terjadi saat ia bersama teman-temannya mengejar anggota geng lain ke arah Gunungpati.

AD menyebut ia sudah melihat ada seseorang yang menodongkan pistol saat dirinya berbalik arah.

"Saya putar balik (sudah) ada orang nodong pistol," kata AD.

"Saya malah kena tembak, kena bagian dada. Saya lihati, tapi sekilas aja."

"Itu meleset dan akhirnya kena ke (tangan) SA," imbuh dia.

Diketahui, pra-rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi, yaitu Gereja Baptis Indonesia Ngemplak Simongan di Jalan Simongan, Manyaran, Semarang Barat; depan toko bangunan di Jalan Untung Suropati, Manyaran; dan depan Alfamart Candi Penataran, Kalipancur, Ngaliyan.

Sebagai informasi, lokasi Gereja Baptis berada sekitar 450 meter dari Perumahan Paramount.

Satpam Perumahan Beri Kesaksian Berbeda

Sebelumnya, satpam Perumahan Paramount mengungkapkan tidak ada tawuran di depan perumahan pada Minggu dini hari.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas