Siswa SMK Tewas Ditembak Aipda Robig, Ternyata Tak Ada Tembakan Peringatan, Polda Jateng Buka Suara
Tidak ada tembakan peringatan yang diberikan sebelum peluru dilepaskan oleh Aipda Robig ke arah korban.
Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
"Nanti akan dilakukan penyelidikan dan crosscheck dengan saksi-saksi yang ada," ujar Artanto.
Dia juga menegaskan Aipda Robig tidak dalam keadaan mabuk saat kejadian.
"Anggota itu mau pulang ke rumah lalu melintas ada kelompok kreak," ucapnya..
Aipda Robig belum berstatus tersangka
Robig belum berstatus tersangka kendati sudah ditahan oleh Polda Jateng.
Artanto mengatakan penetapan tersangka baru bisa dilakukan apabila status kasus sudah dalam tahap penyidikan.
"Penetapan tersangka dilakukan setelah kasus naik ke penyidikan. Saat ini, Aipda Robig masih dalam status terperiksa," kata Artanto di sela-sela Aksi Kamisan di depan Mapolda Jateng, Kamis, (28/11/2024).
Baca juga: Tembak Siswa SMK hingga Tewas, Aipda Robig Belum Berstatus Tersangka, Polisi Ungkap Alasannya
Artanto mengatakan Aipda Robig sekarang berada dalam penempatan khusus (patsus) di Bidang Propam Polda Jateng.
Robig, kata Artanto, menjalani dua proses pemeriksaan, yaitu pelanggaran kode etik kepolisian dan tindak pidana.
"Proses ini mencakup sidang kode etik internal dan tindak pidana yang akan dijalani secara paralel," ujar Artanto.
Sementara itu, keluarga GRO telah melayangkan laporan resmi kepada Polda Jateng pada hari Rabu, (27/11/2024).
Polisi sudah memeriksa beberapa saksi, termasuk keluarga GRO, guna mengumpulkan keterangan.
"Setelah laporan diterima, kami langsung memulai pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk keluarga korban," kata dia.
Menurut Artanto, proses pemeriksaan kode etik bisa dijalankan secara bersamaan dengan proses tindak pidana guna memastikan penanganan kasus berjalan secara komprehensif.
"Keduanya bisa berjalan paralel. Proses kode etik profesi dan tindak pidana sama-sama berjalan."