Abu Khoir Minta Maaf atas Kontroversi di Gunung Lawu, Konten Pura-pura Kencing Berbuntut Blacklist
Abu Khoir minta maaf setelah konten viral di Gunung Lawu! Kontennya yang berpura-pura kencing di Telaga Kuning berbuntut blacklist, Minggu (2/2/2025).
Penulis: Isti Prasetya
Editor: timtribunsolo
![Abu Khoir Minta Maaf atas Kontroversi di Gunung Lawu, Konten Pura-pura Kencing Berbuntut Blacklist](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/Abu-Khoir-bertemu-dengan-relawan-Gunung-Lawu.jpg)
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah konten yang diunggah oleh pendaki dengan akun Instagram @mrdk86 pada Rabu (29/1/2025), memicu kemarahan relawan Gunung Lawu di Karanganyar, Jawa Tengah.
Konten tersebut memperlihatkan pendaki berpose seolah-olah sedang buang air kecil di Telaga Kuning, yang dianggap merendahkan martabat lingkungan dan relawan.
Budi, seorang relawan dari komunitas Anak Gunung Lawu (AGL), mengungkapkan kekecewaannya terhadap konten tersebut.
Meskipun pendaki menjelaskan bahwa aksi itu hanya menggunakan botol, Budi menilai tindakan tersebut sudah melewati batas kewajaran.
"Lawu itu tempat main kita sejak kecil, dan kami menjaga lingkungan di sana," kata Budi.
Ia menambahkan bahwa konten tersebut tidak memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat.
Budi menyatakan bahwa relawan telah berkoordinasi dengan tim penjaga gerbang pendakian Gunung Lawu untuk menghentikan pemilik akun tersebut.
"Kami siap melayangkan somasi kepada pemilik akun tersebut," ujarnya.
Budi juga meminta agar pendaki tersebut segera meminta maaf kepada relawan dan mengunggah permintaan maaf di media sosial.
Pada Minggu (2/2/2025), Abu Khoir, pemilik akun yang bersangkutan, menemui relawan Gunung Lawu di basecamp pendakian via Ceto.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari tiga komunitas relawan, yaitu AGL, Relawan Ceto (RECO), dan Paguyuban Giri Lawu (PGL), serta pihak Polsek Jenawi dan Babinsa Gumeng.
Baca juga: Relawan Marah, Pembuat Konten seolah Kencingi Telaga Gunung Lawu Kena Blacklist Pendakian Pulau Jawa
Dalam pertemuan tersebut, relawan meminta Abu Khoir untuk menghapus konten yang kontroversial dan membuat klarifikasi di media sosial.
Eko Supriadi, anggota Relawan Ceto, mengungkapkan bahwa mereka sepakat untuk memberikan sanksi blacklist Abu Khoir dari seluruh pendakian gunung di Pulau Jawa.
Abu Khoir mengaku siap menerima permintaan dari relawan dan telah mengakui kesalahannya.
"Saya siap dan ikhlas menjalani hal ini," ujarnya.
Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan fokus membuat konten olahraga sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Setelah pernyataan tersebut, Abu Khoir membaca surat pernyataan dan klarifikasi yang telah disiapkan.
Kontroversi ini menjadi pengingat bagi para pembuat konten untuk lebih bijak dalam beraksi di media sosial, terutama terkait dengan tempat-tempat yang memiliki nilai lingkungan dan budaya tinggi.
(Tribunnews.com/Isti Prasetya)
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.