AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja, S.I.K.
AKBP Fajar Widyadharma Lukman adalah lulusan Akpol tahun 2004 yang kini menjabat sebagai Kapolres Ngada tetapi sedang terjerat kasus dugaan narkoba.
Penulis:
Rakli Almughni
Editor:
Pravitri Retno W
TRIBUNNEWS.COM - Ajun Komisaris Besar Polisi atau AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja, S.I.K. adalah seorang perwira menengah (Pamen) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Di Polri, AKBP Fajar Widyadharma Lukman diamanahkan untuk mengemban tugas di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Ngada, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di sana, Fajar dipercaya untuk menduduki posisi jabatan nomor satu di Polres Ngada, yakni sebagai Kapolres Ngada.
AKBP Fajar Widyadharma Lukman sudah menjabat sebagai Kapolres Ngada sejak Juni 2024.
Adapun Fajar kala itu menggantikan posisi AKBP Padmo Arianto yang diangkat sebagai Wadanmen II Pelopor Pas Pelopor Korbrimob Polri.
Namun, karier cemerlang AKBP Fajar sebagai Kapolres Ngada menjadi terancam karena ia diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba hingga tindakan asusila.
Baca juga: Kapolres Ngada Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Kabareskrim Minta Telusuri Kasus TPPU
Kehidupan pribadi dan pendidikan
Fajar memiliki seorang istri yang bernama Ny. Dewi Fajar dan menganut agama Islam.
AKBP Fajar Widyadharma Lukman diketahui merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004.
Di Akpol, ia satu angkatan dengan AKBP Bintoro hingga AKBP Jatmiko.
Akpol 2004 sendiri memiliki sebutan Tatag Trawang Tungga.
Perjalanan karier
Karier AKBP Fajar telah malang melintang di dalam kepolisian tanah air.
Sejumlah jabatan strategis di Polri pun pernah diemban Fajar.
Saat masih berpangkat Kompol, AKBP Fajar tercatat pernah menjabat sebagai Wakapolres Cirebon pada 2018.
Selain itu, polisi lulusan STIK 2011 ini juga pernah menduduki posisi jabatan sebagai Wakapolres Indramayu pada 2019.
Karier Fajar makin moncer setelah ia didapuk sebagai Kabag Bin Opsnal Ditresnarkoba Polda NTT pada 2021.