Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Kesiapsiagaan Bencana Diperingati di NTB, Masyarakat Diingatkan Pentingnya Mitigasi Sejak Dini

Tahun ini, HKB 2025 mengusung tema “Siap untuk Selamat” yang menggambarkan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sejak dini. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Hari Kesiapsiagaan Bencana Diperingati di NTB, Masyarakat Diingatkan Pentingnya Mitigasi Sejak Dini
HandOut/IST
HKB 2025 - Human Initiative (HI) turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diperingati setiap tanggal 26 April. Tahun ini, HKB 2025 mengusung tema “Siap untuk Selamat” yang menggambarkan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sejak dini. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diperingati di Nusa Tenggara Barat

Tahun ini, HKB 2025 mengusung tema “Siap untuk Selamat” yang menggambarkan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sejak dini. 

Human Initiative (HI) turut berpartisipasi dalam peringatan ini. Publik diminta memiliki kemampuan mitigasi bencana sejak dini. 

Sebagai bagian dari komitmennya dalam aksi kemanusiaan, HI mengirimkan kendaraan khusus HI-MATE (Human Initiative Mobile for Assistance and Emergency)—sebuah mobil kemanusiaan yang dapat berfungsi sebagai dapur air dan pusat bantuan darurat. 

Rombongan HI yang membawa HI-MATE menempuh perjalanan jauh dan tiba di lokasi kegiatan di NTB.

Salah satu momen berkesan datang dari Indah, seorang siswi SMA 6 Mataram yang aktif dalam kesenian gendang belek sejak SMP.

Saat mengunjungi booth HI, Indah terkesan melihat dapur air dari HI-MATE. 

Rekomendasi Untuk Anda

“Dapur air keren, aku nggak pernah lihat sebelumnya. Terus, kopi Solusinya juga enak. Sukses terus ya!” kata Indah melalui keterangan tertulis, Rabu (30/4/2025).

Selain itu, 100 anak dari tingkat PAUD hingga TK ikut memeriahkan perayaan HKB kali ini dengan lomba mewarnai. 

Lomba ini tidak hanya berisi aktivitas menggambar dan mewarnai. 

Anak-anak juga ikut mempraktikkan gerakan penyelamatan diri saat gempa, seperti bersembunyi di bawah meja. Harapannya, anak-anak sejak dini paham dan siap jika terjadi bencana. 

Mobil HI-MATE juga mendapat kunjungan dari Sinta Agathia, Kepala Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB. Ia mengapresiasi upaya Human Initiative dan para donatur.  

“Kualitas produknya bagus sekali, dan rasa kopinya benar-benar enak. Terima kasih HI sudah membantu masyarakat di NTB,” ujar Sinta. 

Kegiatan kemudian berlanjut dengan aksi penanaman pohon di tepi Pantai Liong Laok, NTB, sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi bencana. 

Penanaman ini menjadi simbol perlindungan lingkungan dan penguatan ketahanan alam. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas