Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Balai Desa Gresik Digeruduk Imbas Mobil Siaga Sulit Dipinjam, Warga: Meja Digebrak, Kursi Melayang

Imbas mobil siaga sulit dipinjam, warga geruduk Balai Desa Banyutengah, Senin (30/6/2025). Berujung ricuh hingga kursi melayang ke aparat desa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Isti Prasetya
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Balai Desa Gresik Digeruduk Imbas Mobil Siaga Sulit Dipinjam, Warga: Meja Digebrak, Kursi Melayang
TANGKAPAN LAYAR VIA TRIBUN JATIM TIMUR
MEDIASI KURSI MELAYANG – Warga Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, memanas usai ada perangkat desa menggebrak meja di Balai Desa Banyutengah, Senin (30/6/2025). Kursi pun melayang dalam mediasi yang tensinya memanas itu. 

Akibat peristiwa ini, warga menilai insiden tersebut sebagai akumulasi buruknya sistem kelola mobil siaga yang tidak transparan dan tidak siaga dalam kondisi darurat.

Alih-alih menanggapi aspirasi warga, Kepala Desa Banyutengah, Fadloli justru membuat pengaduan hukum terkait insiden tersebut.

Laporan ini kemudian memicu amarah warga hingga menggeruduk balai desa.

Kronologi

Informasi ini disampaikan oleh warga bernama Syaifuddin.

Dia menceritakan, puluhan warga berkumpul dan menggeruduk Balai Desa Banyutengah pada Senin sekira pukul 13.00 WIB.

Tak hanya warga dan perangkat desa, Babinsa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut hadir dalam pertemuan itu.

Menurut Syaifuddin, mediasi tersebut sempat diwarnai baku hantam antara warga dan seorang perangkat desa.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan, kursi-kursi turut dilempar warga saat ketegangan terjadi.

Baca juga: Penuturan Sopir Ambulans Diberi Jalan Rombongan RI 1 di Jalan Tol: Terima Kasih Pak Prabowo

“Jadi tensi perbincangan cukup tinggi, kemudian ada (perangkat) yang menggebrak meja yang kemudian sempat terjadi baku hantam dan kursi-kursi berterbangan,” ujar Syaifuddin, Senin (30/6/2025).

Setelah perundingan intensif, akhirnya tercapai kesepakatan damai. 

Hasilnya, Kepala Desa Fadloli secara resmi mencabut laporan hukum terkait insiden mobil siaga desa tersebut.

Fadloli menyatakan mencabut laporan yang sebelumnya ia buat dengan membuat pernyataan tertulis yang ditandatangani di atas materai dan disahkan oleh Ketua BPD Muhammad Natsir.

Kepala desa juga menyatakan tidak akan mengajukan laporan serupa di masa mendatang dan bertanggung jawab penuh atas keputusan tersebut. 

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjatim-timur.com dengan judul Viral di Media Sosial, Warga Geruduk Balai Desa Banyutengah Gresik hingga Kursi Melayang.

(Tribunnews.com/Isti Prasetya, TribunJatim-Timur/Willy Abraham)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas