Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan Istri Dijual Demi Bertahan Hidup, IN Minta Suaminya Dibebaskan di Sidang TPPO Mojokerto

IN minta suaminya dibebaskan meski dijual demi ekonomi. Kisah haru ibu dua anak di sidang TPPO Mojokerto mengguncang publik.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Pengakuan Istri Dijual Demi Bertahan Hidup, IN Minta Suaminya Dibebaskan di Sidang TPPO Mojokerto
Tribun Bali
PSK - IN menangis di luar ruang sidang Pengadilan Negeri Mojokerto, berharap suaminya dibebaskan demi anak-anak yang masih kecil. 

TRIBUNNEWS.COM - Totok, seorang pria asal Mojokerto, Jawa Timur, didakwa menjual istrinya yang berinisial IN untuk layanan seksual demi memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan, 

Totok rela ikut berhubungan badan dengan istrinya dan pria hidung belang. 

Atas perbuatannya, ia dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

Namun, dalam persidangandi Pengadilan Negeri Mojokerto, IN justru meminta agar suaminya dibebaskan. Ia mengaku ikhlas melakukan perbuatan tersebut demi membantu keuangan keluarga.

“Saya tidak disuruh atau dipaksa. Saya benar-benar ikhlas untuk membantu keuangan keluarga. Saya keberatan dengan tuntutan itu karena suami adalah tulang punggung keluarga,” ujar IN di hadapan majelis hakim.

IN mengaku bahwa keputusan untuk melayani pria lain berawal dari kondisi ekonomi yang sangat terdesak.

Suaminya tidak bekerja selama enam bulan akibat kecelakaan kerja dan penyakit paru-paru serta liver.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia hanya bekerja serabutan sebagai kuli bangunan dan penjual bakso.

Sebagai ibu dua anak yang masih kecil (usia 9 dan 7 tahun), IN tidak bisa bekerja di luar rumah.

Mereka kesulitan membayar kos, biaya sekolah anak, dan kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Video Threesome Beredar di Twitter, CZ Senasib Pemeran Kebaya Merah, Berawal dari Curhat Patah Hati

Dalam keputusasaan, IN menemukan grup Facebook bernama "Pasutri Surabaya" yang menawarkan layanan kencan bertiga (threesome).

Ia mendapat tawaran dari seorang pria dan kemudian meminta izin kepada suaminya.

“Saya iseng masuk grup Pasutri di Facebook. Ada yang tawarkan threesome, saya izin ke suami dulu. Kata suami, kalau cocok ya tidak apa-apa,” ungkap IN.

Aksi pertama dilakukan di kos mereka di Gresik, kemudian berlanjut ke Malang dan Mojokerto.

Tarif yang diterima berkisar antara Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas