Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Banjir Rob Semarang: Sejarah, Penyebab, dan Solusi Mengatasi Ancaman di Pesisir

Banjir rob Semarang makin parah. Pemerintah bangun tanggul laut dan tanam mangrove untuk lindungi pesisir dari ancaman tahunan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Banjir Rob Semarang: Sejarah, Penyebab, dan Solusi Mengatasi Ancaman di Pesisir
ISTIMEWA
Banjir rob kembali rendam pesisir Semarang. Pemerintah bangun tanggul laut dan tanam mangrove untuk lindungi warga dari ancaman tahunan. 

TRIBUNNEWS.COM - Banjir rob telah menjadi ancaman tahunan bagi pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah, sejak akhir 1990-an. 

Fenomena naiknya air laut ke daratan ini tidak hanya merendam kawasan Kota Lama dan Pelabuhan Tanjung Emas, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan kehidupan warga. 

Seiring waktu, rob semakin parah akibat penurunan muka tanah, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim. Pemerintah pun merespons dengan berbagai solusi, mulai dari pembangunan tanggul laut hingga proyek Tol Semarang–Demak yang dirancang sebagai sabuk pelindung pesisir. 

Artikel ini mengulas sejarah rob di Semarang, penyebab utamanya, dan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya.

Sejarah Banjir Rob di Indonesia dan Semarang

Sebelum 1980-an

Banjir rob belum dikenal luas di Pantura Jawa.

Rekomendasi Untuk Anda

1997

Banjir rob pertama kali diberitakan secara nasional, menggenangi kawasan Kota Lama Semarang.

2000-an

Intensitas rob meningkat, terutama di Semarang, Jakarta Utara, dan Pekalongan.

2020–2025

Rob menjadi bencana tahunan yang merusak infrastruktur dan ekonomi pesisir. Pemerintah mulai membangun tanggul laut dan proyek Tol Semarang–Demak sebagai solusi jangka panjang.

Penyebab Utama Banjir Rob

Banjir rob disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia:

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas