Geledah Kos Alvi Pemutilasi Pacar, Polisi Temukan Serpihan Tengkorak yang Dibungkus Plastik Hitam
Dari hasil penggeledahan kamar kos pemutilasi kekasih yang berada di Surabaya, polisi menemukan sejumlah barang bukti penting.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Febri Prasetyo
"KTP dan surat-surat belum saya terima. Infonya pemilik kos sudah berusaha minta tetapi belum dikasih."
"Kalau infonya mereka menikah siri, tetapi kami tidak tahu kebenarannya."
"AM dan tetangga sesama penghuni kos tertutup, cuma tahunya sehari-hari (AM) bekerja sebagai driver ojek online (ojol)" paparnya.
Detik-detik Pembunuhan
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, mengatakan awalnya pelaku membawa pisau dapur mengendap-endap menghampiri korban yang duduk di atas kasur kamar kos.
Pelaku dari arah belakang menghujam leher korban satu kali.
"(Pelaku) menusuk di leher sebelah kanan, menggunakan pisau dapur. Satu kali tusuk lukanya cukup dalam, sampai korban kehabisan darah," ujar Fauzy, Minggu (7/9/2025).
Pelaku membiarkan korban hingga kondisinya meninggal dunia.
Pelaku kemudian menyeret tubuh korban ke kamar mandi di dalam kamar kos tersebut.
Perbuatan mutilasi dilakukan pelaku di kamar mandi.
Diduga sisa organ tubuh korban dimasukkan ke dalam closet WC.
Bagian tulang dan daging dimasukkan ke dalam tas warna merah, dengan puluhan potongan tubuh yang dibuang ke Pacet-Cangar.
Sebagian artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Alasan Alvi Tega Bunuh dan Mutilasi Tiara Lalu Membuangnya di Mojokerto, Ternyata Dendam Gegara Ini
(Tribunnews.com/Nuryanti) (Surya.co.id/Hanif Manshuri/Mohammad Romadoni/Tony Hermawan)