Foto-foto Dampak Ledakan Misterius di Pamulang, 8 Rumah Dilaporkan Rusak
Inilah foto-foto rumah yang terdampak ledakan misterius di Jl Talan II RT 03/RW 01, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak delapan rumah warga di Jl Talan II RT 03/RW 01, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten hancur setelah terkena ledakan pada Jumat (12/9/2025) pagi.
Pihak kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan tersebut.
Pondok Cabe Ilir ini merupakan wilayah tempat Bandara Pondok Cabe berdiri dan bersebelahan langsung dengan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.
Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang menuturkan, saat ini pasukan Gegana dan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Jadi sampai saat ini kami sementara melakukan olah TKP, kami juga sementara berkoordinasi, berkomunikasi intensif dengan Puslabfor Polri yang sementara dalam perjalanan untuk melakukan pemeriksaan secara intensif," ujar Victor, dikutip dari TribunTangerang.com, Jumat siang.
Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP hingga pukul 15.00 WIB tadi.
Rumah warga yang terdampak ledakan juga dijaga ketat oleh polisi untuk menghindari adanya ledakan kembali.
Ia juga menuturkan, hasil pemeriksaan terkait penyebab ledakan juga akan disampaikan nantinya.
"Untuk lebih jelasnya apa penyebab ledakan secara pasti nanti hasil olah TKP nanti kami akan sampaikan kepada rekan-rekan media dan masyarakat," sambungnya.
Victor juga menuturkan, sejumlah warga juga kini diungsikan karena kondisi rumah yang terdampak dan sekitarnya masih berbahaya untuk ditinggali.
Rumah yang terdampak ledakan kondisinya cukup memprihatinkan.
Baca juga: Nasib Warga Terdampak Ledakan di Pamulang, Puluhan Orang Mengungsi Sementara di Musala
Atap rumah roboh dan tembok rumah ambruk setelah terkena ledakan misterius ini.
"Kepada warga kami sudah berikan alternatif untuk dapat menempati kantor RW atau kantor kelurahan dan kantor kecamatan sementara waktu ini," jelas Victor.
Victor juga mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di dekat dengan lokasi kejadian.
"Kita amankan kemudian kita sarankan untuk masyarakat yang berada di parameter lokasi untuk tidak beraktivitas di rumah," ujarnya.