Tak Hanya di Asmat, KKB juga Serang Distrik Seradala Yahukimo, 5 Korban Tewas
Di Distrik Kolf Braza seorang warga sipil tewas. Sementara di Distrik Seradala, tercatat 5 korban yang merupakan penambang juga tewas.
Penulis:
Dewi Agustina
Mereka diduga sudah merencanakan penyerangan dengan memanfaatkan kondisi geografis wilayah yang sulit dijangkau aparat.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga, mengatakan upaya pengejaran dan penyelidikan terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri.
Dikatakan, aparat tidak hanya berfokus pada identifikasi pelaku, tetapi juga memastikan keamanan warga di sekitar Distrik Kolf Braza.
"Kami akan terus melakukan langkah-langkah penegakan hukum dan memastikan masyarakat tetap merasa aman. Negara tidak boleh kalah dari aksi teror bersenjata," ujarnya.
Aksi penembakan disertai pembakaran rumah ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat.
Banyak warga setempat memilih mengungsi sementara waktu demi menghindari kemungkinan serangan lanjutan.
Situasi di Distrik Kolf Braza kini berada dalam pengawasan ketat aparat keamanan.
Insiden ini juga menunjukkan tantangan besar bagi aparat keamanan dalam menjaga stabilitas di wilayah Papua, terutama di daerah-daerah pedalaman yang akses transportasinya terbatas.
Keterbatasan komunikasi dan jarak yang jauh dari pusat kepolisian membuat proses evakuasi dan pendataan korban membutuhkan waktu lebih lama.
Distrik Kolf Braza adalah sebuah distrik yang terletak di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, Indonesia. Wilayah ini berada di bagian selatan Papua dan dikenal sebagai daerah terpencil dengan akses yang cukup sulit, terutama karena kondisi geografis dan minimnya infrastruktur.
Namun, belakangan ini Distrik Kolf Braza menjadi sorotan nasional karena insiden kekerasan yang melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Penulis: (Tribun-Papua.com/Taniya Sembiring) (Tribunnews.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Lima Warga Sipil Tewas di Yahukimo Papua Pegunungan, Polisi Buru Anggota KKB