Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polisi Periksa Penanggung Jawab Dapur SPPG Terkait Keracunan MBG di Cianjur

Polres Cianjur mulai memeriksa Pengelola dapur terkait sejumlah murid mengalami keracunan usai santap makan bergizi gratis (MBG).

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Polisi Periksa Penanggung Jawab Dapur SPPG Terkait Keracunan MBG di Cianjur
Tribunjabar.id/Fauzi Noviandi
KERACUNAN MBG - Seorang Murid SDN Taruna Bakti saat menjalani perawatan di Puskesmas Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (25/9/2025). Para siswa mulai mengalami keracunan pada sekitar pukul 10.30 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Polres Cianjur mulai memeriksa Pengelola dapur mitra Satuan Pelayanan Penyedia Gizi (SPPG) Sarampad terkait sejumlah murid mengalami keracunan usai santap makan bergizi gratis (MBG).

"Hari ini pemeriksaan terhadap pejabat atau penanggung jawab dapur SPPG Sarampad sedang menjalani pemeriksaan dan keterangan," kata Kasat Reskrim Polres Cianjur Kompol Nova Bhayangkara, Jumat (26/9/2025).

Selain itu, Nova menyebutkan, polisi akan meminta keterangan dari guru atau kepala sekolah SDN Taruna Bakti untuk memperdalam kasus dugaan keracunan.

Baca juga: Banyak Kasus Keracunan, Dapur MBG Harus Diusut dan Dievaluasi Ketat

"Dalam penanganan dugaan keracunan ini, kita pasti bekerja sama dengan Dinkes Kabupaten Cianjur juga pihak terkait lainya," kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya juga tengah menunggu hasil pemeriksaan labotarium terhadap beberapa makanan dan muntahan dari korban.

Daftar Keracunan MBG di Cianjur

Hingga Jumat (26/9/2025), diketahui kasus keracunan di lingkungan pendidikan akibat mengkonsumsi MBG di Kabupaten Cianjur selama tahun 2025 ada tujuh kejadian dengan jumlah korban sebanyak 166 pelajar dan seorang guru. 

Tujuh kejadian insiden keracunan tersebut adalah sebagai berikut:

Rekomendasi Untuk Anda

1. Sebanyak 60 siswa MAN 1 Cianjur mengalami gejala muntah, mual, dan pusing dan terpaksa harus menjalani perawatan di RSUD Sayang Cianjur, Senin (21/4/2025).

Selain itu, pasca kejadian tersebut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menetapkan status Kejadian Luar Biasa.

2. Belasan siswa SMP PGRI 1 Cianjur mengalami gejala muntah, mual hingga pusing usai mengkonsumsi MBG pada Senin (21/4/2025).

Adanya 19 siswa SMP PGRI 1 Cianjur Pemkab Cianjur menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

3. Sebanyak 12 santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Qur'an Assaten, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur mengalami gejala keracuan usai menyantap MBG pada Rabu (20/8/2025).

Baca juga: Siswa SD di Palembang Muntah-muntah Diduga Keracunan MBG, Polisi Cek Apakah Ada Kesengajaan

Sejumlah sampel makanan siswa dikonsumsi para santri tersebut pun diambil Dinkes Cianjur untuk diperiksa di Labkesda Jawa Barat.

4. Sembilan siswa MTs Islamiyah Cianjur, Jalan Prof. Moch Yamin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur terpaksa harus dirawa di RSUD Sayang Cianjur, usai megalami gejala keracuan usai santap MBG, Rabu (3/9/2025).

Para siswa itu mengalami mual dan muntah diduga mengkonsumsi buah melon yang sudah asam.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas