Gunung Merapi Erupsi Pagi Buta, Lava dan Awan Panas Ancam Sungai di Lereng Selatan-Tenggara
Merapi luncurkan awan panas 1 km ke Kali Putih. Status Siaga, warga diminta waspada dan hindari zona potensi bahaya.
Editor:
Glery Lazuardi
Kerugian: ditaksir mencapai Rp5 triliun.
2018–2023
Aktivitas efusif dan eksplosif terus terjadi, dengan pemantauan intensif menggunakan teknologi drone, CCTV termal, dan sensor InSAR.
Posko Evakuasi dan Mitigasi
Dalam setiap fase erupsi, pemerintah dan lembaga terkait seperti BPBD, TNI, Polri, dan relawan mendirikan posko evakuasi di berbagai titik aman.
Lokasi Posko Evakuasi Umum:
Barak pengungsian di Sleman, Magelang, Klaten, dan Boyolali
Gedung sekolah, balai desa, dan masjid dijadikan tempat penampungan sementara
Posko kesehatan, dapur umum, dan logistik disediakan oleh BNPB dan PMI
Zona aman ditentukan berdasarkan radius bahaya Merapi (biasanya 5–10 km dari puncak)
Sistem Pemantauan:
Pos Pengamatan Gunung Merapi (PPGM) tersebar di beberapa titik lereng gunung
Pemantauan 24 jam oleh PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi)
Informasi status gunung disampaikan melalui sirine, radio komunitas, dan media sosial
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com