Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gunung Merapi Erupsi Kamis Pagi, Hujan Abu Tipis Menyelimuti Pakem dan Turi Sleman

Merapi erupsi Kamis (2/10) pagi. Awan panas 2.500 meter picu hujan abu tipis di lima dusun Sleman. Status tetap Siaga Level III.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Gunung Merapi Erupsi Kamis Pagi, Hujan Abu Tipis Menyelimuti Pakem dan Turi Sleman
Tribunjogja.com/Setya Krisna Sumarga
GUNUNG MERAPI - Gunung Merapi erupsi Kamis pagi, luncurkan awan panas sejauh 2.500 meter hingga sebabkan hujan abu di lima dusun Sleman. 

Sedangkan di Kapanewon Turi meliputi Tunggularum, Wonokerto; dan dusun Ngangring Girikerto. 

BPBD Sleman menurutnya telah melakukan asesmen data kejadian.

Kemudian, untuk melindungi pernafasan dari abu yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi masyarakat, pihaknya telah mendata stok dan kebutuhan masker.

Distribusi masker rencananya akan segera dilakukan.

Namun mempertimbangkan skala hujan abu tipis dan stok masker di masing-masing wilayah, distribusi masker sementara tidak dilakukan. 

"Karena stok di masing-masing wilayah ternyata masih ada," kata dia. 

Diketahui, awan panas guguran Gunung Merapi terjadi pada pukul 05.29 WIB.

Rekomendasi Untuk Anda

Jarak luncur tercatat mencapai 2.500 meter dengan amplitudo maksimum 59 mm dan durasi 225 detik.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso, menyampaikan aktivitas vulkanik Gunung Merapi ini yang menyebabkan hujan abu di beberapa titik arah luncuran pada Kamis pagi.

Menurutnya, aktivitas Gunung Merapi saat ini memang masih cukup tinggi. 

"Statusnya tetap berada di level SIAGA atau Level III," katanya. 

Berdasarkan data visual, dari kamera pengamatan di Stasiun Ngepos dan Babadan 2 menunjukkan ada sedikit perubahan pada kubah lava barat daya yang disebabkan oleh rentetan aktivitas guguran lava.

Sedangkan analisis foto udara pada tanggal 25 Agustus 2025, volume kubah lava barat daya tercatat sebesar 4.179.900 meter kubik.

Sementara kubah tengah mencapai 2.368.800 meter kubik.

Aktivitas masih didominasi dari kubah lava barat daya. Kubah tengah terpantau masih relatif stabil tanpa perubahan morfologi yang signifikan. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas