Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Alumni Pesantren Lirboyo Terima Permintaan Maaf Trans7, tapi Tetap Minta KPI-Dewan Pers Investigasi

Anwar menyatakan pihaknya menerima permintaan maaf Trans7, tapi tidak membenarkan apa yang sudah dilakukan oleh stasiun TV tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rifqah
zoom-in Alumni Pesantren Lirboyo Terima Permintaan Maaf Trans7, tapi Tetap Minta KPI-Dewan Pers Investigasi
Istimewa
TRANS7 SINGGUNG PONPES LIRBOYO - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar. Anwar menyatakan pihaknya menerima permintaan maaf Trans7, tapi tidak membenarkan apa yang sudah dilakukan oleh stasiun TV tersebut. 

Permintaan maaf ini disampaikan oleh Production Director Trans7, yakni Andi Chairil, melalui Instagram resmi Trans7, @officialtrans7.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, salawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW.

Berkaitan dengan isi berita salah satu program di Trans7 yang menyangkut Pondok Pesantren Lirboyo, pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo, Kiai Haji Anwar Manshur beserta keluarga besar, juga para pengasuh, para santri, dan alumni dari Pondok Pesantren Lirboyo.

Kami mengakui kelalaian dalam isi pemberitaan itu, di mana kami tidak melakukan sensor yang mendalam, secara teliti materi dari pihak luar. Namun, kami tidak berlepas tanggung jawab atas kesalahan tersebut.

Kami telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada salah satu putra Kiai Haji Anwar Manshur, pada Senin (13/10/2025) malam, dengan gus Adib dan pada pagi ini, Kami pun telah menyampaikan surat permohonan maaf secara resmi melalui WA (WhatsApp) kepada Gus Adib untuk disampaikan kepada pimpinan Pondok Pesantren Lirboyo dan hard copy akan segera kami kirimkan.

Jadi sekali lagi, kami mengakui kelalaian kami dan kami mohon maaf atas hal tersebut. Untuk ke depannya, ini akan menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti dan untuk bisa memahami rasa hubungan antara santri dengan para kiai-nya, dengan pengasuh, dan dengan alumni.

Sekali lagi, kami mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya atas kelalaian kami ini. Terima kasih, Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com/Rifqah)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas