Nasib Anggota DPRD yang Dituduh Cibir Pendemo, Dheninda Chaerunnisa Klarifikasi dan Deactive IG
Nasib Anggota DPRD Gorontalo Utara, Dhenina Chaerunnisa yang viral diduga cibir demonstran kini berujung klarifikasi.
Penulis:
Siti Nurjannah Wulandari
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Nasib Dheninda Chaerunnisa, Anggota DPRD Gorontalo Utara yang tertangkap kamera berekspresi berbeda saat orator berbicara
- Kini Dhenina digeruduk warganet hingga deactive media sosial
- Ia sempat memaparkan klarifikasi dan berharap ini bukan pengalihan isu
TRIBUNNEWS.COM - Nasib Anggota DPRD Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa yang viral diduga cibir demonstran kini berujung klarifikasi.
Anggota Dewan muda dari Partai NasDem tersebut awalnya terekam mengeluarkan mimik wajah saat demonstran tengah berorasi.
Mimik wajah Dheninda Chaerunnisa dianggap warganet tengah mencibir atau mengejek orator.
Momen tersebut terjadi saat para Anggota Dewan tengah berbaris mendengarkan keluh kesah warga yang menyuarakan dugaan adanya calo PPPK paruh waktu di lingkungan pemerintah daerah.
Saat orasi berlangsung, ekspresi Dheninda berubah bak mengejek atau mencibir.
Video tersebut lantas beredar cepat di media sosial.
Dheninda Chaerunnisa pun menjadi sasaran amukan warganet.
Akun Instagram @dinychaerunnisa_ yang awalnya aktif bermedia sosial pun kini telah lenyap.
Tribunnews telah menelusuri akun bernama @dinychaerunnisa_ namun Instagram memunculkan kata 'Maaf, halaman ini tidak tersedia'.
Artinya akun dengan nama tersebut telah dihapus atau deactive sementara dari Instagram.
Baca juga: Viral! Tayangan Trans7 Singgung Pesantren Lirboyo Tuai Kecaman, GP Ansor dan PKB Angkat Bicara
Muncul beberapa nama akun @dinychaerunnisa di platform tersebut namun diragukan keasliannya.
Sebelum deactive, akun dengan lebih dari 4 ribu followers tersebut sempat mengucapkan klarifikasi.
Meski video klarifikasi juga sudah lenyap, namun video berdurasi lebih dari 3 menit itu sudah beredar di semua platform media sosial.
"Saya sedang berkomunikasi melalui ekspresi wajah dan gestur tubuh dengan karyawan orang tua saya yang sempat hadir pada saat itu.