Malaka NTT Geger! Ada Anak Babi Berkepala Dua, Induk Babi Gelisah, Ini Penampakannya
Kelahiran anak babi bikin heboh Malaka NTT, lahir dengan dua tubuh yang tampak menyatu di bagian dada dan perut menyerupai bayi kembar siam.
Penulis:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Peristiwa langka terjadi di Dusun Marobo, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
- Anak babi milik Bene Bau lahir dengan kondisi fisik tak biasa.
- Lahir dengan dua tubuh yang tampak menyatu di bagian dada dan perut, menyerupai bayi kembar siam.
- Kini anak babi tersebut sudah mati.
TRIBUNNEWS.COM, BETUN - Kelahiran seekor anak babi membuat heboh warga Dusun Marobo, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pasalnya, anak babi ini memiliki kondisi fisik tidak biasa.
Lahir dengan dua tubuh yang tampak menyatu di bagian dada dan perut, menyerupai bayi kembar siam.
Peristiwa langka itu terjadi di kandang milik warga bernama Bene Bau.
Pengakuan Bene Bau Si Pemilik Anak Babi Berkepala Dua
Menurut Bene Bau, induk babi miliknya sempat menunjukkan tanda-tanda kegelisahan saat proses melahirkan.
Namun, rasa kaget menyelimuti dirinya ketika melihat satu di antara anak babi yang keluar memiliki bentuk tubuh tak lazim.
“Awalnya saya kira anaknya mati, tapi setelah saya lihat ternyata masih hidup dan bentuknya aneh karena dua badannya menyatu,” ungkap Bene saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kamis (16/10/2025).
Baca juga: Teror Paket Kepala Babi Lagi! Kali Ini Korbannya Konten Kreator di Bogor
Ia menjelaskan, anak babi tersebut memiliki dua kepala yang menyatu di bagian badan, diduga akibat kelainan genetik atau cacat bawaan sejak dalam kandungan.
“Induknya melahirkan 11 ekor anak babi, termasuk yang aneh itu. Beberapa saat kemudian, tiga ekor mati termasuk anak babi yang aneh itu. Jadi sekarang tersisa delapan ekor yang masih hidup,” tambah Bene.
Anak Babi Berkepala Dua Sudah Mati
Kabar kelahiran anak babi berkepala dua itu dengan cepat menyebar di kalangan warga.
Banyak warga berdatangan ke rumah Bene untuk menyaksikan secara langsung hewan langka tersebut.
Sebagian warga menilai peristiwa itu sebagai tanda alam yang jarang terjadi, sementara yang lain menganggapnya sebagai fenomena biologis unik.
Baca tanpa iklan