Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Temuan Plester pada MBG di SDN Cisaat Gadis Sukabumi, Ini Kata Bupati dan Kepala Sekolah

Bupati Sukabumi, Asep Japar, menilai keberadaan plester tersebut imbas keteledoran. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Erik S
zoom-in Temuan Plester pada MBG di SDN Cisaat Gadis Sukabumi, Ini Kata Bupati dan Kepala Sekolah
kolase/Tribun Jabar
MENU MBG ISI PLESTER -Menu MBG siswa SD di Cisaat, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mengejutkan, karena di dalamnya terdapat plester. 

Terkait apakah pihak sekolah telah melapor ke dinas pendidikan, Iis menyebut tidak ada kewajiban untuk itu. 

"Kami tidak merasa perlu melapor karena tidak ada aturan yang mengharuskan. Apalagi ini bukan kejadian yang membahayakan. Namun tentu kami tetap mengevaluasi dan menyampaikan masukan kepada pihak penyedia," ujarnya.

Dia berharap insiden ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar mutu layanan terus ditingkatkan. Iis juga menyarankan agar jenis makanan ke depan bisa lebih disesuaikan dengan selera anak-anak.

"Kalau bisa, lebih baik makanan yang kering-kering. Anak-anak sekarang cenderung tidak terlalu suka makanan basah, dan akhirnya mubazir. Sayang kan, ini program dari negara," tutup Iis.

Satu orang tua murid, Dian (37), berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Dia berharap dalam setiap menu agar ada susu.

"Untuk kokinya lebih hati-hati menjaga kehigienisan juga untuk diperhatikan," ucapnya. 

Dia mengatakan, menu makanan yang diterima dari SPPG Cigunung dianggap baik meski ada makanan yang tidak disukai anak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kadang anak-anak ada yang suka dan enggak. Bahkan kadang dibawa pulang. Contohnya kemarin salad mentah," kata Dian. 

Dia berharap SPPG Cigunung agar terus memperhatikan sajian MBG dengan baik dan menggugah selera anak untuk memakannya.

Baca juga: Program MBG dan Cek Kesehatan Gratis Perkuat Upaya Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

"Harapannya ke depan variasi makanan untuk ditingkatkan lagi gizinya juga dan yang lebih di sukai anak-anak. Selain itu juga mungkin nasinya di cetak seperti bento (bekal makan ala jepang), sehingga selera anak itu bertambah," ucap dia. 

Sebelumnya, orangtua siswa mengeluhkan kondisi makanan MBG yang dibawa pulang anaknya, dan temuan itu sempat menjadi perbincangan di media sosial. 

Kepala SPPG Cigunung Desa Sukaresmi, Hana Nabilah Azmi, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf terkait insiden penemuan plester dalam MBG yang sempat viral di media sosial.

“Pertama-tama, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Masalah ini sudah clear. Barang bukti sudah kami terima, dan kami juga sudah bertemu langsung dengan pihak keluarga yang mem-posting kejadian tersebut," ujar Hana.

Ia menjelaskan, evaluasi internal segera dilakukan, terutama menyangkut ketelitian dalam proses pengemasan dan pengawasan relawan. Prosedur penggunaan alat pelindung diri (APD) juga akan diperketat untuk memastikan tidak ada lagi kelalaian di lapangan.

"Ke depan, kami akan menekankan pentingnya prosedur keselamatan. Tidak boleh ada relawan yang melepas APD saat bertugas. Kami juga akan lebih teliti dalam quality control,” ucap dia.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas