Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

2 Pemicu Ibu Tiri Tega Siksa Bocah di Bogor hingga Tewas, Pukul dan Lukai Korban selama Berhari-hari

Ternyata ada dua pemicu ibu tiri di Bojonggede Bogor tega menganiaya anak tirinya berinisial MAA.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
zoom-in 2 Pemicu Ibu Tiri Tega Siksa Bocah di Bogor hingga Tewas, Pukul dan Lukai Korban selama Berhari-hari
TribunnewsBogor.com/Muammarudin Irfani
RUMAH PELAKU PENGANIAYAAN - Rumah bocah 6 tahun yang menjadi korban penganiayaan ibu tiri berada di Perumahan Citayam Permai, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Peristiwa tragis itu terungkap pada Rabu (22/10/2025), setelah warga menemukan tubuh korban penuh luka dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. 

Ringkasan Berita:
  • Bocah laki-laki berinisial MAA (6) meninggal setelah dianiaya oleh ibu tirinya, RN (30).
  • Ternyata ada dua pemicu ibu tiri di Bojonggede itu tega menganiaya MAA.
  • Tersangka mengaku emosinya terpancing karena korban tidak mau makan.

TRIBUNNEWS.COM - Bocah laki-laki berinisial MAA (6) di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meninggal setelah dianiaya oleh ibu tirinya, RN (30).

RN telah mengakui perbuatannya dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Pada Kamis (23/10/2025), polisi dan tim forensik membongkar makam korban di TPU Kalang Anyar yang berada di wilayah Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Dari hasil ekshumasi tersebut terkuak fakta bahwa korban meninggal dunia karena luka di kepala.

Ternyata ada dua pemicu ibu tiri di Bojonggede itu tega menganiaya MAA.

Lantas, apa alasan RN tega menyiksa anak tirinya?

1. Korban Tak Mau Makan

Rekomendasi Untuk Anda

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, mengatakan tersangka mengaku emosinya terpancing karena korban tidak mau makan.

"Motif yang menjadi sebab pelaku melakukan penganiayaan tersebut adalah pelaku merasa kesal atau emosi ketika korban menolak diberikan makan atau disuapi makan, setiap harinya, tiap minggunya perlakuan terhadap pelaku kepada korban memang secara intensif dilakukan."

"Karena memang korban selalu menolak, tidak menuruti perintah pelaku," ujarnya, Kamis, dikutip dari TribunnewsBogor.com.

2. Terkait Uang Jajan

Sementara, alasan kedua yakni karena korban meminta uang jajan.

"Korban juga beberapa kali meminta uang jajan tidak diberi, akhirnya tersangka melakukan tindakan kekerasan kepada korban," ujar Made.

Baca juga: Bocah di Bogor Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Kandung Buat Alibi Anak Jatuh di Kamar Mandi

Ibu Tiri Pukuli Korban selama Berhari-hari

Selama berhari-hari, pelaku memukuli dan melukai tubuh korban hingga akhirnya bocah itu pingsan di hari keempat.

Korban meninggal pada Senin (20/10/2025).

Namun, ternyata RN sudah menganiaya korban sejak awal Oktober 2025.

"Puncaknya tiga hari belakang ini, secara intensif penganiayaan tersebut secara masif dilakukan oleh pelaku terhadap korban, sehingga mengakibatkan berapa luka di tubuh yang cukup banyak, mengakibatkan korban pada hari keempat mengalami pingsan dan meninggal dunia," jelasnya.

Hasil Ekshumasi

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas