Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Main Game Online, Pelajar SMP Kulon Progo Terjerat Judol hingga Terlilit Utang Pinjol

Pelajar SMP Kulon Progo terjerat judi online, utang pinjol Rp4 juta, pinjam uang teman, masa depan terancam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Main Game Online, Pelajar SMP Kulon Progo Terjerat Judol hingga Terlilit Utang Pinjol
tribun jateng/m syofri kurniawan
MAIN GAME ONLINE - Pelajar SMP di Kulon Progo terjerat judi online. Utang pinjol dibayar pakai uang teman, nyaris putus sekolah. 

Ringkasan Berita:Pelajar SMP Kulon Progo terjerat judi online berawal dari game.
 
Terlilit utang pinjol hingga Rp4 juta demi terus bermain.
 
Pinjam uang teman untuk bayar utang, nyaris putus sekolah.

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kulon Progu, Nur Hadiyanto, mengungkap temuan pelajar SMP di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terjerat judi online hingga terlilit utang di pinjaman online (pinjol).

Gegara ketagihan judi online, menurut dia, pelajar itu nekat berutang menggunakan pinjol lalu membayar cicilan pinjaman dengan cara berutang kepada teman.

“Baru kali ini ada pelajar di Kulon Progo terjerat judo dan pinjol,” kata dia.

Pelajar di Kulon Progo terjerat judi online berawal dari bermain game online biasa yang kemudian mengarah ke platform perjudian digital.

Game online adalah permainan digital yang dimainkan melalui jaringan internet, memungkinkan interaksi antara pemain dan sistem atau antar pemain secara langsung.

Game online bisa menjadi sarana hiburan, edukasi, bahkan kompetisi profesional (e-sports).

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, tanpa pengawasan, game online juga bisa menjadi pintu masuk ke perilaku adiktif atau aktivitas berisiko seperti judi online.

Pelajar SMP di Kulon Progo awalnya bermain game online sebagai hiburan ringan.

Dari game tersebut, ia mulai mengenal fitur-fitur yang menyerupai taruhan atau hadiah virtual yang bisa ditukar dengan uang.

Tanpa disadari, game tersebut menjadi pintu masuk ke situs atau aplikasi judi online. Pelajar tersebut mulai kecanduan dan merasa terdorong untuk terus bermain demi mendapatkan “keuntungan instan”.

Untuk membiayai aktivitas judol, pelajar ini mulai meminjam uang dari teman-temannya. Total utang yang dikumpulkan mencapai sekitar Rp 4 juta, digunakan untuk membayar pinjol yang sebelumnya ia ambil demi melanjutkan permainan.

Kasus Terungkap Setelah Sekolah Melapor

Kasus ini terungkap setelah pihak sekolah melapor. 

Disdikpora pun bergerak cepat, berkoordinasi dengan Dinsos-PPPA dan Dinkes. 

Sebab ini bukan sekadar soal utang, tapi soal luka psikis yang tak terlihat. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas