Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dosen Untag Levi Sempat Diperingatkan Rekan karena Pacaran dengan AKBP Basuki, Diminta Hati-hati

Rekan sesama dosen di Untag sempat memperingatkan Levi karena menjalin hubungan asmara dengan AKBP Basuki.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dosen Untag Levi Sempat Diperingatkan Rekan karena Pacaran dengan AKBP Basuki, Diminta Hati-hati
Instagram/@kapolres_blora/Polda Jateng
DOSEN UNTAG SEMARANG TEWAS - Kolase foto Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng, AKBP Basuki, S.Pd., S.H., M.A.P. Foto bagian kiri memperlihatkan AKBP Basuki saat mengunjungi Mapolres Blora, Senin (19/02/2024). Foto bagian kanan memperlihatkan Bidpropam Polda Jateng menahan AKBP Basuki (wajah diblur) di ruang tahanan khusus di rumah tahanan Polda Jateng, Kota Semarang, Rabu (19/11/2025) petang. AKBP Basuki ditahan buntut kematian dosen Untag Semarang, Levi (35). Levi ditemukan tewas di sebuah kamar kos hotel (kostel) di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang, Senin (17/11/2025). 

Pelanggaran yang dimaksud adalah AKBP Basuki tinggal bersama seorang wanita tanpa ikatan pernikahan yang sah.

AKBP Basuki dijadwalkan akan menjalani sidang kode etik sebelum masa penahanannya habis.

Kombes Artanto mengatakan sidang kode etik akan dilakukan secepatnya.

"Karena ini merupakan pelanggaran etik maka sanksi terberat adalah di PTDH (Pemberhentian Dengan Tidak Hormat/dipecat)," tegasnya.

Penyebab Kematian

Levi ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana dan tergeletak di lantai di sebuah kamar kos hotel (kostel) di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarag, Senin (17/11/2025).

Dari hasil pemeriksaan visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Levi.

Baca juga: 5 Pengakuan AKBP Basuki soal Dosen Untag Levi: Bantah Ada Hubungan Asmara, Ternyata Kumpul Kebo

Menurut hasil autopsi yang disampaikan secara lisan, Levi meninggal karena mengalami pecah jantung akibat aktivitas berlebihan.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi dari autopsi Levi.

"Sudah selesai autopsi. Belum dapat hasil tertulis," ujar Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio, Rabu (19/11/2025),

Dwi juga mengatakan pihaknya masih akan melakukan pendalaman terkait penyebab kematian Levi.

"Masih pendalaman," ucapnya.

Menurut catatan medisnya, Levi memang diketahui sempat berobat ke rumah sakit di Telogorejo selama dua hari berturut-turut, yaitu 15-16 November 2025.

Polisi pun mengungkap dugaan awal Levi tewas karena sakit.

"Penyebab kematian korban diduga karena sakit. Sebab, dua hari berturut-turut (15-16 November 2025), korban berobat ke Rumah Sakit Telogorejo, Semarang," ungkap Kapolsek Gajahmungkur, AKP Nasoir, Selasa (18/11/2025).

Namun, pihak keluarga menilai kematian Levi janggal.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas