Sosok Rahmi Winangsih Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang Meninggal karena Kecelakaan
Sosok Rahmi Winangsih, dosen program studi ilmu komunikasi Fisip Untirta, meninggal dunia usai menjadi korban tabrak lari.
Editor:
Wahyu Aji
Ringkasan Berita:
- Rahmi Winangsih, dosen Ilmu Komunikasi FISIP Untirta, meninggal dunia akibat kecelakaan tabrak lari di depan Mall of Serang pada Selasa (9/12/2025).
- Kepergian almarhumah menimbulkan duka mendalam bagi civitas akademika Untirta.
- Rahmi yang dikenal sebagai sosok ramah, pekerja keras, dan sangat dicintai mahasiswa hingga dijuluki “Ibu Peri", memiliki karier akademik yang panjang, aktif dalam pengajaran S1–S2.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rahmi Winangsih, dosen program studi ilmu komunikasi Fisip Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dikabarkan meninggal dunia usai menjadi korban tabrak lari di depan Mall of Serang (MOS), Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa (9/12/2025).
Kabar duka itu disampaikan di Instagram resmi Untirta dan viral di media sosial.
“Rektor, Civitas Academica dan Tenaga Kependidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Mengucapkan TURUT BERDUKA CITA atas wafatnya Dr. Rahmi Winangsih, M.Si (Dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Untirta),”
“Semoga segala amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,”
Di mata mahasiswa, Rahmi Winangsih dikenal sebagai dosen baik dan ramah di universitas tersebut.
Bahkan para mahasiswa menjulukinya Ibu Peri.
Hal itu diketahui dari komentar netizen di unggahan Instagram Untirta.
“Memang sudah menjadi Ibu peri sejak dua puluh tahun lalu.. we always love you, bu,”
“Ibuuuu, si paling ramah si paling baik si paling murah senyum, insyaallah syurga tempat ibu ya,”
Dilansir dari TribunBanten kepergian almarhumah membuat keluarga besar kampus berduka mendalam.
Terlebih almarhum dikenal sebagai sosok yang pekerja keras dan loyal terhadap pekerjaannya sebagai dosen.
"Almarhumah sosok pekerja keras dan tulus sebagai pendidik, saya bersaksi almarhumah orang baik. Semoga husnul khotimah, aamiin ya rabbal aalamiin," kata Rektor Untirta, Fatah Sulaiman saat dikonfirmasi.
Humas Untirta, Adhitya Angga Pratama, mengatakan pihak kampus sangat kehilangan atas peristiwa meninggal dunia dosen terbaiknya.
"Kami sangat kehilangan. Almarhumah adalah dosen yang sangat baik dan dicintai," katanya.
Mendengar kabar itu, pimpinan, pegawai dan mahasiswa langsung melayat ke rumah duka sebagai bentuk belasungkawa atas kepergian almarhumah.
Baca tanpa iklan