Emergency Response Team Bantu Pemulihan Fisik dan Mental Korban Bencana di Aceh dan Sumatera
Bantuan dikirim melalui jalur darat dan udara untuk menjangkau daerah yang sulit diakses
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Respons cepat bencana banjir bandang Sumatra
- Penyaluran bantuan logistik dan donasi tunai.
- Pengerahan Tim Emergency Response di lokasi bencana.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera hingga Minggu (14/12/2025) masih menimbulkan dampak besar.
Wilayah terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan kondisi terparah terjadi di Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Ribuan warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan rumah, infrastruktur, serta keterbatasan akses kebutuhan dasar.
Proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan di beberapa titik, terutama di daerah aliran sungai dan wilayah rawan longsor.
Pemerintah bersama berbagai lembaga terus mempercepat penyaluran bantuan logistik dan layanan darurat, termasuk distribusi layanan kesehatan, serta dukungan psikososial bagi warga terdampak.
Bantuan dikirim melalui jalur darat dan udara untuk menjangkau daerah yang sulit diakses, sementara upaya pemulihan awal mulai difokuskan pada stabilisasi kondisi pengungsi dan perbaikan fasilitas vital. Koordinasi lintas lembaga terus diperkuat guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Baca juga: Peran Polri Tangani Bencana Sumatera: Misi Kemanusiaan hingga Perang Lawan Kejahatan Lingkungan
Untuk membantu korban banjir, MMSGI melalui anak usahanya PT Multi Harapan Utama (MHU) menyalurkan bantuan logistik serta mengerahkan tim Emergency Response Team (ERT).
Jika digabungkan dari seluruh daftar donasi yang diterima di Gudang Transit Halim pada 10 Desember 2025, total bantuan logistik yang disalurkan mencapai 8 ton lebih.
Bantuan tersebut mencakup beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, sarden, gula, biskuit, teh, pops mie, super bubur, minuman instan, hingga pembalut wanita.
Seluruh donasi ini dikoordinasikan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan diserahkan melalui loading point di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, pada Senin (8/12/2025), di Jakarta, sebelum diterbangkan menuju daerah terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian tambahan di luar bantuan logistik, donasi tunai yang berhasil terkumpul dalam waktu singkat sebesar Rp218.800.000.
Seluruh donasi tunai tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak banjir secara langsung melalui koordinasi bersama kementerian terkait, sehingga penyalurannya dapat berlangsung cepat, tepat, dan terukur.
Sementara itu, Tim ERT MHU menjalankan berbagai kegiatan krusial termasuk melakukan distribusi logistik ke rumah warga dan posko pengungsian, penyisiran korban di area sungai, trauma healing bagi anak-anak di Posko Sopo Daganak, serta pelayanan kesehatan bagi puluhan warga di Desa Batuhula, Tamansari, dan Garoga, Kecamatan Batangtoru.
CEO MMSGI, Sendy Greti, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga komitmen perusahaan untuk hadir secara cepat dan terukur di tengah situasi darurat.
“Musibah banjir bandang di Sumatra meninggalkan dampak berat bagi ribuan keluarga. Kami percaya bahwa respons cepat adalah bagian penting dari kontribusi kami kepada masyarakat. Bantuan yang disalurkan—baik berupa logistik maupun dukungan tim ERT—diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat secara tepat sasaran,” ujarnya.
Baca tanpa iklan