Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Cari 53 Korban Hilang di Agam Sumbar, Tim SAR Terkendala Luas Area Hingga Derasnya Arus Sungai 

Basarnas mencatat separuh lebih korban yang masih dalam pencarian atau hilang di Sumatera Barat berada di Kabupaten Agam.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
Editor: Erik S
zoom-in Cari 53 Korban Hilang di Agam Sumbar, Tim SAR Terkendala Luas Area Hingga Derasnya Arus Sungai 
HO/IST/Padang.tribunnews.com/Panji Rahmat
BENCANA AGAM - Alat berat bekerja di Salareh Aie, Palembayan, Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (12/12/2025). Kerusakan jalan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terputus akibat 18 titik longsor dan membuat ribuan warga terisolasi 

Ringkasan Berita:
  • Upaya tim SAR mencari puluhan jiwa yang hilang di Sumatra Barat (Sumbar) terkendala akibat luas area dan derasnya arus sungai.
  • Basarnas mencatat 53 korban masih dalam pencarian di Kabupaten Agam.
  • Sejumlah jenazah korban ditemukan di antara lumpur dan tanah yang bercampur dengan puing-puing bangunan maupun batang-batang pepohonan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Luasnya area hingga karakter sungai di lokasi pencarian, membuat upaya tim SAR mencari puluhan jiwa yang hilang di Sumatra Barat (Sumbar) dalam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga pekan lalu menjadi tidak mudah.

Pada pekan ketiga pascabencana, hingga Senin (15/12/2025) pukul 08.00 WIB, Basarnas mencatat separuh lebih korban yang masih dalam pencarian atau hilang di Sumatera Barat berada di Kabupaten Agam.

Hingga kini, sebanyak 53 korban masih dalam pencarian di Kabupaten Agam.

Baca juga: Bidan Fetri Tolong Pasien Banjir Bandang di Agam yang Berlumuran Lumpur dan Alami Patah Tulang

Sementara itu, sisanya tersebar di tiga kabupaten/kota lain yakni Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang Panjang.

Meski demikian, Tim SAR di lapangan masih terus berupaya melakukan pencarian di sejumlah wilayah hingga hari ini Rabu (17/12/2025).

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengakui upaya yang terus dilakukan tim SAR di lapangan menghadapi sejumlah kendala.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh tim gabungan saat melakukan pencarian: tingginya timbunan material dari tanah, batu dan kayu. Juga luas area  pencarian yang sangat luas," kata Abdul Malik saat dihubungi Tribunnews.com pada Rabu (17/12/2025).

Sebagai gambaran, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, luas Kabupaten Agam mencapai 2.226,27 Km⊃2;.

Luas itu sama dengan 3,5 kali lipat lebih dari luas daratan Provinsi DKI Jakarta yang hanya 661,5 Km⊃2;.

Sedangkan kecamatan terluas dari 16 kecamatan di Kabupaten Agam yakni Kecamatan Palembayan, luasnya mencapai 349,77 Km2.

Jumlah itu mencapai lebih dari separuh luas daratan Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, dalam berbagai video pencarian dan pertolongan yang dipublikasikan Kantor SAR Padang di media sosial, tampak personel Basarnas dan unsur SAR lainnya harus menggunakan cangkul atau linggis untuk mengorek lumpur demi mencari para korban yang hilang. 

Baca juga: Bambang Haryo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Agam, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana

Sejumlah jenazah korban hilang pun mereka temukan di antara lumpur dan tanah yang bercampur dengan puing-puing bangunan maupun batang-batang pepohonan.

"Bantuan ekskavator juga ada, namun terbatas pergerakan karena akses yang tidak bisa dilalui dan dimasuki oleh ekskavator tersebut," imbuhya.

Tidak hanya itu, menurut Abdul Malik, tim SAR di lapangan juga menghadapi kendala cuaca.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas