Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengungsi di Tapteng Mulai Khawatir, 22 Hari Makan Mie Instan Tanpa Sayur Apalagi Protein

Penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Tapteng mulai khawatir sudah 22 hari makam mie istan tanpa sayur dan protein. 

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pengungsi di Tapteng Mulai Khawatir, 22 Hari Makan Mie Instan Tanpa Sayur Apalagi Protein
/TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
NASIB PENGUNGSI - Anak-anak di lokasi pengungsian Gedung Serbaguna Pandan, Tapanuli Tengah. Tidur hanya beralaskan terpal, Jumat (5/12/2025). Penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Tapteng mulai khawatir karena sudah 22 hari makam mie istan tanpa sayur dan protein.  (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma) 

Ringkasan Berita:
  • Curhatan para penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Kelurahan Sibuluan Raya Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah.
  • Sudah 22 hari mereka hanya makam mie instan tanpa sayur dan protein.
  • Minimnya variasi bantuan logistik membuat penyintas mulai mengkhawatirkan kondisi kesehatan mereka. 
  • Hal itu karena, tidak adanya asupan makanan bergizi lainnya.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para penyintas banjir yang mengungsi di Masjid Al-Musanif Syariful Hasanah Kelurahan Sibuluan Raya Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah mulai khawatir. 

Pasalnya selama 22 hari berada di pengungsian, mereka hanya makan mie instan, tanpa sayur dan protein. 

Mereka terpaksa menyantap mie instan setiap hari demi menyambung hidup di tengah sisa-sisa bencana banjir yang melanda.

Minimnya variasi bantuan logistik membuat penyintas mulai mengkhawatirkan kondisi kesehatan mereka. Hal itu karena, tidak adanya asupan makanan bergizi lainnya.

 

Pasrah Anak Terus-terusan Makan Mie Instan

Rekomendasi Untuk Anda

Penyintas banjir Syarifah dewi panjaitan  (33) hanya pasrah melihat anaknya terus-terusan menyantap mie instan.

Dikatakannya, mie instan ini akan dimakan dengan nasi, apabila stok beras bantuan masih tersedia.

Namun sudah memasuki minggu ketiga,  stok bantuan mulai berkurang.

Bahkan, katanya sempat beberapa hari, tak ada bantuan dari relawan yang menghampiri posko pengungsian mereka. 

Baca juga: Menko Zulkifli Hasan VIRAL Lagi, Dulu Panggul Beras Sekarang Pegang Cerutu 

Menurutnya, bantuan logistik dari pemerintah tidak dibagikan secara merata.

Bantuan dari pemerintah, hanya dibagikan di Posko Pengungsian Gor Pandan, Tapteng

"Tiga minggu ini pagi siang malam ya makan mie saja. Tanpa telur. Kalau ada nasi, kita makan pakai nasi.

Mau gimana lagi, harus disyukuri karena bantuan yang datang mereka berikan mie berkardus-kardus, itulah yang kami olah sampai saat ini," ucapnya kepada Tribun Medan, Rabu (17/11/2025).

 

Gatal-gatal dan Diare

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas