Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita Evakuasi Buaya dan 38 Telurnya di Dekat Pemukiman Warga ke Penangkaran

Saat ditemukan seorang petani yang sedang memanen sawit, buaya dengan panjang sekitar 2,4 meter itu sedang mengerami 38 butir telurnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Cerita Evakuasi Buaya dan 38 Telurnya di Dekat Pemukiman Warga ke Penangkaran
HO/IST/Istimewa
PENYELAMATAN BUAYA MUARA – Tim petugas bersama pawang buaya berhasil menangkap induk buaya sepanjang 2,4 meter beserta 38 telurnya di Dusun Jawi-Jawi, Desa Kire, Kecamatan Budong-budong, Mamuju Tengah, sebelum dipindahkan ke penangkaran untuk keselamatan buaya dan warga. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Mamuju Tengah Sulbar menemuman seekor buaya muara beserta 38 ekor telurnya di dekat pemukiman.
  • Buaya dan telur-telur itu lalu dievakuasi ke Penangkaran Buaya Babana.
  • Di penangkaran, telur-telur tersebut akan dierami secara aman dan induk buaya dapat dipantau kesehatannya. 


TRIBUNNEWS.COM, MAMUJU TENGAH – Petugas penangkaran, masyarakat beserta pawang buaya mengevakuasi seekor buaya muara yang ditemukan di jalan tani Dusun Jawi-Jawi, Desa Kire, Kecamatan Budong-budong yang berjarak sekitar 20 km dari Tobadak, ibu kota Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar).

Saat ditemukan seorang petani yang sedang memanen sawit, buaya dengan panjang sekitar 2,4 meter itu sedang mengerami 38 butir telurnya.

Baca juga: Sekolah Diterjang Banjir Rob, Siswa SD di Kotim Tetap Belajar saat Buaya Berkeliaran

Dari laporan penemuan tersebut, tim terdiri dari petugas terkait dan pawang buaya dari Penangkaran Buaya Babana langsung turun ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Penangkaran Buaya Babana adalah tempat penangkaran buaya yang berada di Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. 

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

Ini adalah lokasi di mana buaya yang ditangkap dari habitat liar (misalnya karena mengganggu aktivitas warga di sungai) dipelihara dalam kandang/kolam khusus oleh masyarakat setempat sebagai bentuk penangkaran dan upaya pengelolaan satwa tersebut. 

Masyarakat sempat mengejar buaya tersebut karena sulit untuk ditangkap.

Buaya akhirnya berhasil diangkap dan petugas mengamankan seluruh telurnya untuk dipindahkan ke lokasi penangkaran. 

Baca juga: Wanita Usia 50 Tahun Tewas Diterkam Buaya di Konawe Utara, Jasad Ditemukan Sehari Setelahnya

Buaya betina tersebut kemudian diberi nama "Jawi-Jawi", sesuai dengan lokasi penemuannya.

Menurut Pawang Buaya, Rusli, lokasi penemuan buaya itu cukup dekat dengan pemukiman. 

"Sebenarnya buaya itu bertelur di jalan tani tidak terpakai, mungkin jarak dari hulu Sungai Kire hanya sekitar tiga ratus meter," ujar Rusli dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Kamis (18/12/2025).

Usai ditemukan buaya tersebut dibawa ke penangkaran.

Menurutnya, pemindahan buaya dan telur-telurnya ke penangkaran dinilai sebagai langkah tepat untuk menghindari potensi konflik dengan manusia sekaligus menjaga keselamatan populasi buaya

Di penangkaran, telur-telur tersebut akan dierami secara aman dan induk buaya dapat dipantau kesehatannya. 

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas