Legislator PDIP Soroti Potensi Ekspor Tuna dan Aspirasi SMK Perikanan di Lebak
Warga Kampung Binuangen, Lebak, Banten, mengajukan aspirasi pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perikanan.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Kampung Binuangen, Lebak, Banten, mengajukan aspirasi pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perikanan.
Aspirasi tersebut muncul di tengah potensi ekonomi kelautan yang nyata, ditunjukkan dengan keberadaan Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik warga yang telah mengekspor hasil laut.
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP Bonnie Triyana, menanggapi usulan tersebut sekaligus meninjau langsung UPI yang baru beroperasi sejak September 2024.
Melihat potensi tersebut, Bonnie menyatakan bahwa sektor perikanan setempat memang membutuhkan dukungan pendidikan vokasi.
Bonnie menanggapi aspirasi warga tetapi menekankan pentingnya pemenuhan syarat teknis terlebih dahulu.
"Wilayah pesisir selatan Banten ini potensi perikanannya sangat besar, tetapi memang belum ditopang oleh institusi pendidikan yang memadai. Untuk mendirikan SMK Perikanan, ada syarat yang harus dipenuhi, salah satunya ketersediaan lahan minimal 3 ribu meter persegi dengan status kepemilikan yang jelas," kata Bonnie dalam agenda Serap Aspirasi dan Silaturahmi dengan nelayan di Desa Muara, Lebak, Banten, Sabtu (20/12/2025).
Bonnie menjelaskan, kebutuhan sarana dan prasarana penunjang juga kompleks.
"Perlu perahu, kapal, dan sarana praktik kelautan lainnya. Ini perlu perencanaan dan keseriusan bersama," terang dia.
Bonnie berkomitmen untuk mengawal aspirasi tersebut secara bertahap.
"Kalau ada keseriusan dari masyarakat, mari kita mulai dari perencanaan. Kita bahas bertahap dan penuhi syarat dasarnya terlebih dahulu," ujarnya.
Bonnie juga menanggapi laporan warga tentang sebuah sekolah yang diduga hanya beroperasi dua jam sehari.
"Kalau memang benar, sekolah ini tidak benar. Saya akan mengecek dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat," tegas Bonnie.
Seusai mendengarkan aspirasi, Bonnie meninjau UPI milik PT Almas Juanda Bersama. Di lokasi, pemilik UPI Haji Cosmas menjelaskan kegiatan ekspornya.
"Tuna kami ekspor ke Vietnam, lobster ke China dan Vietnam, sementara ikan mahi-mahi ke Amerika," katanya.
Kapasitas produksinya signifikan, dengan pengiriman 10-40 ekor tuna per hari.