Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Autopsi Kematian Dosen Levi: Pembuluh Darah Pecah, Paru-paru Penuh Darah, Sulit Bernapas 

Polda Jateng ungkap hasil autopsi kematian Dosen Untag Semarang Levi, dikarenakan pecahnya pembuluh darah yang menuju ke jantung.  

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hasil Autopsi Kematian Dosen Levi: Pembuluh Darah Pecah, Paru-paru Penuh Darah, Sulit Bernapas 
Tribunnews.com/TribunJateng.com/iwan Arifianto/Kolase Istimewa
HASIL AUTOPSI - AKBP BASUKI tersangka yang sebabkan tewasnya DLL (35), dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang. Korban ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11, Karangrejo, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Kepolisian melakukan evakuasi mayat dosen . Polda Jateng ungkap hasil autopsi kematian Dosen Untag Semarang Levi, dikarenakan pecahnya pembuluh darah yang menuju ke jantung.   

Ringkasan Berita:
  • Terungkap hasil autopsi kematian Dosen Untag Semarang Levi.
  • Hasil laboratorium forensik menjelaskan kematian Dosen levi dikarenakan pecahnya pembuluh darah yang menuju ke jantung.  
  • Jantung dan paru-paru korban penuh darah sehingga sulit bernapas.

 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Setelah menetapkan AKBP Basuki sebagai tersangka karena lalainya hingga mengakibatkan Dwinanda Linchia Levi (35), dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang tewas.

Kali ini Polda Jateng mulai buka-bukaan, termasuk soal hasil autopsi Dosen Levi.

Dari hasil autopsi diketahui penyebab kematian sang dosen muda gegara pembuluh darah yang menuju ke jantung pecah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng, Kombes Pol Artanto turut membenarkan hasil autopsi tersebut.

"Jantung atau paru-paru itu penuh dengan darah sehingga susah untuk bernapas," terangnya  Selasa (23/12/2025).

Baca juga: Justice for Levi: Orasi dan Tabur Bunga Mahasiswa Kawal Tewasnya Dosen Untag Semarang

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait informasi dugaan aktivitas berlebihan yang dialami korban sebelum meninggal dunia, Artanto enggan memberikan keterangan lebih jauh.

"Nanti lebih jelasnya diterangkan oleh dokter forensik atau penyidik yang bisa menjelaskan," katanya

 

AKBP Basuki Tersangka

Diketahui beberapa hari sebelumnya, Polda Jateng resmi menetapkan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Basuki sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya Dwinanda Linchia Levi (35), dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan bukti yang dinilai cukup untuk meningkatkan status hukum perkara tersebut.

Dosen Levi sebelumnya ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kos di wilayah Kota Semarang pada Senin, 17 November 2025. 

Peristiwa tersebut langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan serangkaian langkah penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban.

Baca juga: 4 Benda Diamankan Polisi dari Kamar Lokasi Dosen Untag Levi Tewas, Pakaian AKBP Basuki hingga Obat

Seiring berjalannya proses hukum, kasus ini resmi naik ke tahap penyidikan pada Selasa, 25 November 2025. 

Setelah lebih dari satu bulan dilakukan pendalaman, penyidik akhirnya menetapkan AKBP Basuki sebagai tersangka pada Jumat, 19 Desember 2025.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas