Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Anggota DPR Harap Penanganan Pengibaran Bendera GAM Tidak dengan Kekerasan

Menurutnya, peristiwa pengibaran di sejumlah wilayah di Aceh harus dipahami secara bijak, tenang, dan proporsional.

Penulis: Reza Deni
Editor: Erik S
zoom-in Anggota DPR Harap Penanganan Pengibaran Bendera GAM Tidak dengan Kekerasan
Tribunnews.com/ Fersianus Waku
PENGIBARAN BENDARA GAM- Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, berharap aksi pengibaran Bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat situasi pascabanjir dan longsor ditangani TNI dan kepolisian dengan dialog, bukan kekerasan maupun penggunaan senjata.  

Ringkasan Berita:
  • Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pengibaran bendera GAM di Aceh ditangani dengan dialog dan pendekatan persuasif bukan dengan kekerasan.
  • TB Hasanuddin menekankan pentingnya menjaga perdamaian Aceh serta memprioritaskan pemulihan korban banjir dan longsor.
  • TNI mengatakan mengutamakan langkah persuasif dengan mengimbau agar aksi dihentikan dan bendera diserahkan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, berharap aksi pengibaran Bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat situasi pascabanjir dan longsor ditangani TNI dan kepolisian dengan dialog, bukan kekerasan maupun penggunaan senjata. 

Menurutnya, peristiwa pengibaran di sejumlah wilayah di Aceh harus dipahami secara bijak, tenang, dan proporsional.

"Kita berharap penyelesaiannya tidak dilakukan dengan kekerasan, apalagi menggunakan senjata. Pendekatan yang tepat adalah dialog dan langkah persuasif dengan sebaik-baiknya,” ujar dia kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).

Baca juga: 900 Brimob Dikirim ke Aceh, Wakapolri: Bukan Respons Konvoi Bendera GAM

Legislator PDIP itu mengingatkan, Aceh memiliki sejarah panjang konflik. Setiap langkah penanganan harus mengedepankan prinsip perdamaian dan stabilitas sosial.

Ia juga mengingatkan fokus pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan seharusnya diarahkan pada upaya rehabilitasi dan pemulihan korban bencana..

Dia beranggapan, solidaritas dan kepedulian kemanusiaan harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Masyarakat membutuhkan kehadiran negara untuk membantu mereka bangkit, bukan suasana yang justru berpotensi memicu ketegangan,” tegas dia.

Lebih lanjut, TB Hasanuddin juga mengajak publik agar menahan diri dan tidak terpancing oleh provokasi yang dapat memperkeruh situasi.

Menurutnya, penting menjaga perdamaian Aceh yang telah dibangun melalui proses panjang dan pengorbanan besar.

“Perdamaian adalah aset yang sangat berharga. Mari kita jaga bersama dengan mengedepankan dialog, kemanusiaan, dan kepentingan rakyat Aceh,” tandasnya.

Beredar di Media Sosial

Sebelumnya beredar video di media sosial WhatsApp yang menampilkan kericuhan antara sejumlah prajurit TNI dengan pria berpakaian sipil dengan narasi "TNI Pukul Masyarakat Membawa Bantuan Ke Aceh Tamiang" pada Jumat (26/12/2025). 

Sedangkan di Instagram, beredar pula video yang tampak merekam kejadian yang sana namun dari sudut berbeda.

Di Instagram, video tersebut dinarasikan "Aksi brutal TNI terhadap penyintas bantuan banjir ke Aceh Tamiang di Krueng Mane Aceh Utara" pada Jumat (26/12/2025) dini hari.

Baca juga: Ricuh Konvoi Bendera GAM di Tengah Banjir Aceh, DPR Minta Semua Pihak Tahan Diri

Kejadian itu tampak direkam malam hari.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas