Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
Live
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Alat Berat Mulai Dikerahkan, Warga Nanggalo Padang Kompak Cabut Bendera Putih

Bendera putih yang sebelumnya berkibar sebagai simbol permintaan tolong dan keputusasaan warga kini dicabut setelah alat berat dikerahkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Alat Berat Mulai Dikerahkan, Warga Nanggalo Padang Kompak Cabut Bendera Putih
Tribun Padang
BENDERA PUTIH DI PADANG- Penampakan bendera putih yang diikatkan pada sebilah kayu di Komplek Griya Permata II, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (5/1/2026) pagi. Bendera putih yang sebelumnya berkibar sebagai simbol permintaan tolong dan keputusasaan warga kini dicabut setelah alat berat dikerahkan. 
Memuat video…

Warga terlihat bahu-membahu membersihkan sisa banjir dengan alat seadanya. 

Tanah yang kering memicu debu di sepanjang jalan komplek, namun hal itu tak menyurutkan semangat warga untuk menyelamatkan harta benda yang tersisa.

 

Malam Hari Masih Seperti Kota Mati

Meski aktivitas pembersihan berlangsung di siang hari, Komplek Griya Permata 2 masih tampak seperti "kota mati" saat malam tiba. 

Banyak warga yang memilih mengontrak di tempat lain karena rumah mereka sudah tidak lagi memiliki dinding atau lantai yang layak untuk ditempati.

"Siang kami di sini untuk membersihkan rumah, tapi kalau malam komplek ini kosong," sebutnya.

"Banyak yang sudah mengontrak karena rumahnya hanyut atau rusak berat. Kami kembali ke sini hanya untuk memastikan proses perbaikan tetap berjalan," tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Harapan senada disampaikan oleh Yarka, warga lainnya. Ia menekankan pentingnya normalisasi agar aliran sungai tidak lagi mengarah langsung ke area pemukiman. 

Menurutnya, pembangunan bendungan atau dam yang kokoh adalah harga mati agar warga bisa tidur nyenyak di masa depan.

"Jika alirannya sudah dinormalisasi, air tidak akan lagi menjebol pertahanan komplek. Kami sangat berharap proyek ini selesai tepat waktu," kata Yarka sambil menunjuk ke arah alat berat yang bekerja. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Warga Griya Permata 2 Padang Turunkan Bendera Putih, Alat Berat Kini Sibuk Bekerja Perbaiki Sungai

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas