Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lawan Penjambret, Bocah SD di Medan Terseret di Aspal 20 meter, Seragam Merah Putih Sobek

Keberanian bocah SD di Medan patut diacungi jempol, dia nekat melawan penjambret hingga tubuh mungilnya terseret 20 meter.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Lawan Penjambret, Bocah SD di Medan Terseret di Aspal 20 meter, Seragam Merah Putih Sobek
Tribun Medan
BOCAH SD VS JAMBRET - Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (11/1/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Bocah SD di Medan jadi korban penjambretan, tas berisi uang Rp 100 ribu dan handphone dibawa kabur pelaku.
  • Tak mau kalah bocah yang masih mengenakan seragam merah putih itu mengejar pelaku yang kabur naik motor.
  • Alhasil tubuh mungil bocah ini terseret hingga 20 meter, badannya berdebu dan seragamnya robek.

 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Bocah perempuan berseragam merah putih jadi korban penjambretan di kawasan Lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan pada Minggu (11/1/2026)

Tak ada yang menyangka, bocah bertubuh mungil ini berani melawan penjambret seorang diri. 

Dia menarik bagian belakang motor agar pelaku tidak sempat kabur. Namun pelaku tetap tancap gas.

Bocah itu terseret di atas aspal sekitar 20 meter, masih memegang bagian motor sementara kakinya terseret di belakang.

Dalam rekaman CCTV yang beredar terlihat, tubuh mungilnya tampak berusaha bertahan meski motor pelaku terus melaju.

Baca juga: Sosok Jambret Kalung Emas Milik Diplomat Prancis di Kendari, Hasil Penjualan untuk Judi Online

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah menyeret korban beberapa meter, pelaku menghentikan motornya dan menyuruh sang anak melepaskan pegangan.

Bocah itu sempat menerima sesuatu dari pelaku, belum diketahui apa, lalu berlari pulang sambil menangis, dengan tubuh berdebu dan seragam sekolah yang tercabik di beberapa bagian.

Peristiwa itu meninggalkan kesan mendalam bukan hanya pada bocah tersebut, tetapi juga bagi warga sekitar yang menyaksikan rekaman CCTV.

Banyak warga yang mengaku miris sekaligus kagum pada keberanian anak itu mempertahankan miliknya dalam situasi berbahaya.

 

Kronologi Uang Rp 100 Ribu dan HP Bocah SD Dijambret

Korban baru saja pulang sekolah ketika seorang pria tak dikenal menghampiri rumahnya dan masuk ke dalam.

Tanpa curiga, bocah itu membukakan pintu karena mengira tamu tersebut mencari orang di rumah.

Namun tak berselang lama, pria itu justru mengambil tas milik korban yang berisi uang Rp100 ribu dan sebuah telepon seluler.

Baca juga: Nasib Aiptu IWS Jambret Kalung Emas Pedagang di Bali gegara Punya Banyak Utang karena Gaya Hidup

Melihat barangnya dibawa kabur, anak tersebut berlari mengejar hingga pelaku tiba di sepeda motornya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas