Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Di Medan Bocah SD Lawan Jambret, di Solo Anting Bocah SD Dirampas dan Diancam Diculik

Di medan Bocah SD dijambret hingga terseret 20 meter gegara mempertahankan tas dan HP yang dirampas pelaku, di Solo anting bocah SD dirampas.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Di Medan Bocah SD Lawan Jambret, di Solo Anting Bocah SD Dirampas dan Diancam Diculik
HO/IST
BOCAH SD DIJAMBRET - Tangkapan layar rekaman cctv pelaku perampasan anting siswi kelas 1 di SDN 3 Jaten, Karanganyar, Jumat (9/1/2026) kemarin. Pelaku wanita itu menghampiri korban dan meminta melepas anting korban. Pelaku mengaku akan menculiknya jika korban tidak melepas antingnya. Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (11/1/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Kejahatan jalanan mulai mengancam para bocah SD.
  • Di medan Bocah SD dijambret hingga terseret 20 meter gegara mempertahankan tas dan HP yang dirampas pelaku.
  • Di solo, anting bocah SD dirampas dan pelaku ancam menculik korban.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi kejahatan jalanan mulai mengincar para bocah SD.

Baru-baru ini, dua siswa SD di Medan Sumut dan Solo Jateng jadi korban penjambretan.

Bedanya bocah SD di medan berani melawan Si jambret meski tubuhnya mungil.

Bocah berseragam merah putih itu nekat mengejar pelaku hingga tubuhnya terseret di aspal sejauh 20 meter.

Sementara di Solo, Jateng bocah SD dirampas antingnya bahkan diancam diculik.

Rekomendasi Untuk Anda

 

1. Kejar Jambret, Jovita Bocah Kelas 3 SD Terseret 20 Meter

Bocah berseragam merah putih di Medan viral gegara berani melawan penjambret yang menjambret tas miliknya pada Sabtu (10/1/2026) siang

Meski tubuhnya mungil, bocah Sekolah Dasar (SD) ini menunjukkan keberanian luar biasa saat mempertahankan harta benda miliknya dari seorang penjambret hingga terseret di aspal sejauh 20 meter.

Dia adalah Jovita Vianitan (9), yang kini duduk di kelas 3 SD. 

 

KRONOLOGI

Diketahui, seorang pencuri mendatangi rumah Jovita Vianitan di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (10/1) siang hari.

Kejadian terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. 

Baca juga: Polisi Tangkap Jambret yang Buat Ibu Didiet Maulana Tersungkur di Jakarta Selatan

Saat itu, Darfan (52), ayah korban, tengah menjemput anaknya di sekolah yang tak jauh dari rumahnya. 

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas