Di Medan Bocah SD Lawan Jambret, di Solo Anting Bocah SD Dirampas dan Diancam Diculik
Di medan Bocah SD dijambret hingga terseret 20 meter gegara mempertahankan tas dan HP yang dirampas pelaku, di Solo anting bocah SD dirampas.
Editor:
Theresia Felisiani
Ancaman itu membuat Alsava tak berdaya. Pelaku kemudian membawa korban ke kamar mandi sekolah, tempat anting tersebut dilepas langsung dari telinga bocah itu.
"Pelaku membawa korban ke kamar mandi untuk melepaskan anting itu dari telinga korban, setelah itu, pelaku meninggalkan korban," ujar dia.
Orang Tua Korban Curiga
Tak lama berselang, orangtua Alsava datang menjemput. Mereka langsung curiga saat melihat telinga anaknya sudah tanpa anting.
Ketika ditanya, Alsava menjawab bahwa anting tersebut disimpan di dalam tas.
Namun, firasat buruk orangtua korban terbukti. Setelah tas diperiksa, anting itu tidak ditemukan.
"Orangtuanya korban memiliki firasat jika anaknya jadi korban perampasan, ia mengecek tas korban dan tidak ditemukan anting itu. Sehingga kejadian itu dilaporkan ke kami dan bersama orangtua korban, kami melaporkan kejadian tersebut ke polisi," kata Catarina.
Kini, kasus tersebut tengah ditangani kepolisian. Pihak sekolah berharap peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar lingkungan sekolah kembali menjadi tempat yang aman bagi anak-anak
Pelaku Perampasan Anting Siswi SDN 3 Jaten Masih Buron
Perampasan anting yang menimpa siswi SDN 3 Jaten, Desa/Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, pada Jumat (9/1/2026) siang, terus ditindaklanjuti.
Dari hasil penelusuran pihak sekolah, wajah pelaku kini telah teridentifikasi dan diketahui pernah melakukan aksi serupa di wilayah lain.
Kepala SDN 03 Jaten, Chatarina Retmawati, menyampaikan bahwa identitas visual pelaku perampasan anting milik Cantika Cahya, putri pasangan Danang Nur Cahyo dan Nia Gustianingrum, sudah diketahui dan telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.
“Kami sudah mengetahui wajah pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi,” kata Chatarina, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Viral! Transpuan Dihajar Warga Usai Menukar Anting Emas Bocah dengan Barang Palsu di Tanjung Priok
Ia menjelaskan, dari hasil pencocokan rekaman CCTV, pelaku diduga bukan kali pertama melakukan aksinya.
Pelaku diketahui pernah melakukan perampasan serupa di Kota Solo, tepatnya di salah satu sekolah dasar swasta.
Chatarina mengungkapkan, informasi tersebut bermula dari orang tua korban yang memiliki kenalan dengan orang tua siswa di Solo.
Saat melihat rekaman kejadian, muncul kecurigaan adanya kesamaan pelaku.
“Orang tuanya korban ternyata punya teman yang anaknya sekolah di Solo, kemudian teman dari orang tu korban itu bilang, ‘Kok kayak ojo-ojo?’ atau pelakunya sama seperti yang peristiwa yang di kota Solo, kemudian setelah saya cek di CCTV itu, ternyata pelakunya sama,” pungkas dia.
Saat ini, pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada kepolisian dan berharap pelaku segera ditangkap.
(tribun network/thf/TribunMedan.com/TribunSolo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Perampasan Anting Siswi SDN 3 Jaten Karanganyar Terekam CCTV, Pelaku Ancam Culik Jika Tak Dituruti,
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Jovita Terseret 20 Meter, Siswa SD Pertahankan Barang Berharga dari Pelaku Pencurian,
Baca tanpa iklan