Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Permintaan Terakhir Kopda Satria Taopan Sebelum Gugur Ditembak KKB di Papua

Terungkap Kopda Satria Taopan punya permintaan terakhir sebelum gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Permintaan Terakhir Kopda Satria Taopan Sebelum Gugur Ditembak KKB di Papua
Pos Kupang
TEWAS DITEMBAK KKB - Anggota Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan (Yonif 100/PS Dam I/BB), Praka Satria Taopan gugur ditembak KKB Papua, Kamis (8/1/2026).Suasana rumah duka Praka Satria Taopan di Jalan Salak RT 020 RW 008 Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Jumat (9/1/2026). Mengulik perjuangan Praka Satria Taopan, sempat 9 kali tes jadi anggota TNI hingga gugur ditembak KKB saat bertugas. Terungkap Kopda Satria Taopan punya permintaan terakhir sebelum gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. 

Ringkasan Berita:
  • Terungkap Kopda Satria Taopan punya permintaan terakhir sebelum gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
  • Dua pekan sebelum meninggal dunia, Kopda Satria sempat menyampaikan keinginan untuk menikah dengan sang kekasih.
  • Keinginan tersebut disampaikan Kopda Satria melalui panggilan telepon di Hari Raya Natal 2025.

 

TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Praka Satria Taopan telah gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Kamis (8/1/2026).

Atas jasanya gugur saat bertugas, dia mendapat kenaikan pangkat menjadi 
Kopda Anumerta Satria Taopan.

Kini impian Prajurit TNI asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut tinggal kenangan.

Sang ayah masih ingat betul permintaan sang putra, Praka Satria Taopan
anggota Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan.

Ditemui di rumah duka, Dominggus Taopan berbagi cerita soal permintaan dan impian sang anak yang kini tinggal kenangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dua pekan sebelum meninggal dunia, Kopda Satria sempat menyampaikan keinginan untuk menikah dengan sang kekasih.

Baca juga: Gugur Ditembak KKB, Evakuasi Praka Satria Taopan Penuh Tantangan, Jenazah Digotong 5 KM

Keinginan tersebut disampaikan Kopda Satria melalui panggilan telepon di Hari Raya Natal 2025.

Saat itu Kopda Satria yang sedang bertugas di Tanah Papua meminta orangtuanya bertemu dengan orangtua calon istrinya selepas beribadah di gereja.

“Setelah keluar gereja, bapak dan mama harus ketemu orangtua calon istri. Rencana nikah bulan Juni 2026,” ujar Dominggus menirukan pesan Kopda Satria kala itu, seperti dilansir Kompas.com.

Namun, rencana bahagia itu tak pernah terwujud lantaran Kopda Satria gugur saat bertugas.

Ayah Kopda Satria, Dominggus Taopan mengenang putranya sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul.

Semasa hidupnya, Praka Satria merupakan pemuda yang punya banyak teman.

“Dia itu senyum terus. Duduk di mana saja pasti cepat akrab. Kalau cuti, teman-temannya datang dari mana-mana,” kata Dominggus, Jumat (9/1/2026), seperti dilansir Pos-Kupang.com.

 

Sosok yang Gigih, 9 Kali Tes Masuk TNI

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas