Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Momen 3 Bocah SD Berhadapan dengan Maling HP, Jambret Tas dan Pelaku Perampasan Anting

Awal tahun 2026, kasus kejahatan jalanan yang menimpa bocah SD viral di sejumlah daerah, ada yang jadi korban pencurian, jambret dan perampasan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Momen 3 Bocah SD Berhadapan dengan Maling HP, Jambret Tas dan Pelaku Perampasan Anting
Istimewa/tangkapan layar
Bocah SD Korban Kejahatan - 3 Kasus VIRAL Bocah SD Jadi Korban Pencurian HP, Jambret Tas dan Perampasan Anting. Tangkapan layar rekaman cctv pelaku perampasan anting siswi kelas 1 di SDN 3 Jaten, Karanganyar, Jumat (9/1/2026) kemarin. Pelaku wanita itu menghampiri korban dan meminta melepas anting korban. Pelaku mengaku akan menculiknya jika korban tidak melepas antingnya. Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (11/1/2026). Aksi jambret terhadap bocah di Pekanbaru yang terekam CCTV/tangkapan layar 

Berdasarkan keterangan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) dan anaknya, diketahui saat kejadian sang anak sedang berada di kamar mandi. 


Jovita Vianitan, mendengar adanya suara orang membuka pintu rumah dan mengira itu adalah ayahnya yang pulang kerja.

Pas pintu rumah tersebut dibuka, tanpa diduga yang masuk adalah seorang pria bertubuh besar yang diduga seorang pekerja serabutan. 

Pelaku langsung mengambil tas yang berisi dompet milik anaknya serta sebuah handphone. 

Jovita yang menyadari kejadian itu segera mencegat pelaku untuk tidak kabur. 

Namun usaha korban yang mencegat pelaku bertubuh besar ini sia-sia dan pelaku langsung kabur.

Akan tetapi, Jovita tidak membiarkan begitu saja pelaku kabur. 

Rekomendasi Untuk Anda

Jovita mengejar pelaku hingga ke sepeda motor yang digunakan pelaku. 

Ia bahkan sempat memegang besi behel (rangka) sepeda motor sambil berusaha menghalangi pelaku kabur.

"Saat itu pelaku melirik ke belakang lalu tancap gas. Anak saya diperkirakan terseret aspal sejauh kurang lebih 20 meter," ujarnya. 

Bocah SD BS JAMBRET - Luar biasa! bocah SD di Medan berani lawan jambret yang rampas tas berisi uang Rp 100 ribu dan HP miliknya hingga terseret 20 meter. Darfan (52), ayah Jovita Vianitan (9), siswi kelas 3 SD saat ditemui dikediamannya, menceritakan kronologis kejadian yang dialami anaknya yang terseret 20 meter, Minggu (11/1/2026). Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di  kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan
Bocah SD BS JAMBRET - Luar biasa! bocah SD di Medan berani lawan jambret yang rampas tas berisi uang Rp 100 ribu dan HP miliknya hingga terseret 20 meter. Darfan (52), ayah Jovita Vianitan (9), siswi kelas 3 SD saat ditemui dikediamannya, menceritakan kronologis kejadian yang dialami anaknya yang terseret 20 meter, Minggu (11/1/2026). Anak kecil berpegangan behel sepeda motor milik pria tak dikenal, saat tas dan handphone miliknya dibawa pelaku di kawasan lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan (Tribun Medan/Haikal Faried Hermawan)

 

Kaki Jovita Berdarah-darah hingga Maling Kembalikan HP Jovita

DARFAN mengatakan, akibat insiden tersebut, anaknya mengalami luka di bagian kaki hingga berdarah.

Keluarga bersyukur tangan sang anak tidak terluka parah. 

Meski sempat mengambil handphone, pelaku kemudian berhenti dan mengembalikan ponsel tersebut kepada anak korban. 

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas