Momen 3 Bocah SD Berhadapan dengan Maling HP, Jambret Tas dan Pelaku Perampasan Anting
Awal tahun 2026, kasus kejahatan jalanan yang menimpa bocah SD viral di sejumlah daerah, ada yang jadi korban pencurian, jambret dan perampasan.
Editor:
Theresia Felisiani
Berdasarkan keterangan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) dan anaknya, diketahui saat kejadian sang anak sedang berada di kamar mandi.
Jovita Vianitan, mendengar adanya suara orang membuka pintu rumah dan mengira itu adalah ayahnya yang pulang kerja.
Pas pintu rumah tersebut dibuka, tanpa diduga yang masuk adalah seorang pria bertubuh besar yang diduga seorang pekerja serabutan.
Pelaku langsung mengambil tas yang berisi dompet milik anaknya serta sebuah handphone.
Jovita yang menyadari kejadian itu segera mencegat pelaku untuk tidak kabur.
Namun usaha korban yang mencegat pelaku bertubuh besar ini sia-sia dan pelaku langsung kabur.
Akan tetapi, Jovita tidak membiarkan begitu saja pelaku kabur.
Jovita mengejar pelaku hingga ke sepeda motor yang digunakan pelaku.
Ia bahkan sempat memegang besi behel (rangka) sepeda motor sambil berusaha menghalangi pelaku kabur.
"Saat itu pelaku melirik ke belakang lalu tancap gas. Anak saya diperkirakan terseret aspal sejauh kurang lebih 20 meter," ujarnya.
Kaki Jovita Berdarah-darah hingga Maling Kembalikan HP Jovita
DARFAN mengatakan, akibat insiden tersebut, anaknya mengalami luka di bagian kaki hingga berdarah.
Keluarga bersyukur tangan sang anak tidak terluka parah.
Meski sempat mengambil handphone, pelaku kemudian berhenti dan mengembalikan ponsel tersebut kepada anak korban.
Baca tanpa iklan