Insiden Kekerasan di Sekolah, Pemerintah Perkuat Mediasi dan Pembinaan Pendidikan
Tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi diturunkan ke lapangan untuk mengatasi dugaan kekerasan ke guru di SMKN 3 Tanjab Timur
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ia menuturkan saat ini pihaknya tengah membahas kasus tindak kekerasan di lingkungan sekolah ini.
Haris menginginkan kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Kita ingin ini didudukkan sama-sama, secara kekeluargaan, agar nanti tidak ke mana-mana," ucapnya, Kamis, (15/1/2026), dikutip dari TribunJambi.com.
Ia menambahkan bahwa tak tertutup kemungkinan sang guru yang bernama Agus Saputra itu diberi sanksi apabila terbukti melakukan kesalahan.
"Kalau gurunya salah, ya kita akan beri sanksi. Kalau memang perkataannya mungkin tidak patut sebagai guru," lanjut Haris.
Kasus kekerasan di sekolah ini disebut Haris telah mencoreng dunia pendidikan.
"Tapi tidak boleh juga anak-anak kita, anak-anak SMA-SMK itu menghakimi gurunya," ujarnya.
Dari informasi yang diterimanya, Haris menuturkan bahwa ada perkataan guru yang menyinggung siswa hingga akhirnya terjadi aksi pengeroyokan.
"Ada informasi, itu kan ada perkataan dari guru itu yang menyinggung siswa itu, tapi ini kita rapatkan besok, tim dari Diknas akan ke sana," katanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Pastikan Belajar Mengajar Lancar, Disdik Jambi Kirim Tim GTK ke SMKN 3 Tanjab Timur
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJambi.com, Syrillus Krisdianto)
Baca tanpa iklan