Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Insiden Kekerasan di Sekolah, Pemerintah Perkuat Mediasi dan Pembinaan Pendidikan

Tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi diturunkan ke lapangan untuk mengatasi dugaan kekerasan ke guru di SMKN 3 Tanjab Timur

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Insiden Kekerasan di Sekolah, Pemerintah Perkuat Mediasi dan Pembinaan Pendidikan
IST/Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto
GURU DIKEROYOK - Agus Saputra, Guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi, yang dikeroyok siswanya. Tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi diturunkan ke lapangan untuk mengatasi dugaan kekerasan ke guru di SMKN 3 Tanjab Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus pengeroyokan guru SMK oleh siswa kembali menyorot isu kekerasan di lingkungan pendidikan.
  • Pemerintah menyatakan perkara telah dimediasi dan disepakati selesai secara kekeluargaan, dengan pembelajaran tetap berjalan normal.
  • Tim pendidikan diterjunkan untuk pendalaman, sementara keputusan sanksi akan ditetapkan setelah koordinasi lintas instansi.

TRIBUNNEWS.COM - Kasus kekerasan di lingkungan sekolah menjadi sorotan sejumlah pihak.

Seorang guru SMKN 3 Tanjab Timur, Jambi dikeroyok oleh sejumlah siswa.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan kasus diselesaikan secara damai setelah dilakukan mediasi oleh Dinas Pendidikan Jambi.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi pun mengirim sebuah tim ke SMKN 3.

"Hari ini, tim kami dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), bidang pembinaan GTK dan bidang pembinaan SMK juga sudah menuju ke sana,"

"Informasinya, bersama Bapak Kapolres Tanjab Timur," ujar Plt Kadisdik Jambi, M Umar, Kamis (15/01/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Kepada TribunJambi.com, tim tersebut ditugaskan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.

"Tim kita turun untuk memastikan proses pembelajaran SMKN 3 Tanjab Timur berjalan sebagaimana mestinya," tuturnya.

Selain itu, ia juga menuturkan bahkan mediasi antara guru dan siswa telah dilakukan.

Kasus ini pun berakhir secara kekeluargaan.

“Alhamdulillah, mediasi sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Kedua belah pihak juga sudah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan ini secara kekeluargaan,” jelasnya.

Baca juga: Motif Puluhan Siswa SMK di Jambi Keroyok Guru, Kasus Diselesaikan secara Damai

Meski begitu, keputusan terkait sanksi akan diambil setelah tim utusannya selesai melakukan investigasi.

"Berkenaan dengan pindah (guru), berkenaan dengan hukuman disiplin (siswa) segala macam tentu setelah kami tim turun akan koordinasi. Nanti, hasilnya akan kami sampaikan kepada BKD Provinsi Jambi,"

"Kita akan koordinasi dengan BKD mengenai tindak lanjutnya seperti apa, nanti hasil koordinasi itu yang akan kita tindak lanjutkan," pungkasnya.

Kata Gubernur Jambi

Gubernur Jambi Al Haris turut menyoroti kasus yang sempat viral di media sosial ini.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas