Insiden Kekerasan di Sekolah, Pemerintah Perkuat Mediasi dan Pembinaan Pendidikan
Tim dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi diturunkan ke lapangan untuk mengatasi dugaan kekerasan ke guru di SMKN 3 Tanjab Timur
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Kasus pengeroyokan guru SMK oleh siswa kembali menyorot isu kekerasan di lingkungan pendidikan.
- Pemerintah menyatakan perkara telah dimediasi dan disepakati selesai secara kekeluargaan, dengan pembelajaran tetap berjalan normal.
- Tim pendidikan diterjunkan untuk pendalaman, sementara keputusan sanksi akan ditetapkan setelah koordinasi lintas instansi.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus kekerasan di lingkungan sekolah menjadi sorotan sejumlah pihak.
Seorang guru SMKN 3 Tanjab Timur, Jambi dikeroyok oleh sejumlah siswa.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan kasus diselesaikan secara damai setelah dilakukan mediasi oleh Dinas Pendidikan Jambi.
Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi pun mengirim sebuah tim ke SMKN 3.
"Hari ini, tim kami dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), bidang pembinaan GTK dan bidang pembinaan SMK juga sudah menuju ke sana,"
"Informasinya, bersama Bapak Kapolres Tanjab Timur," ujar Plt Kadisdik Jambi, M Umar, Kamis (15/01/2026).
Kepada TribunJambi.com, tim tersebut ditugaskan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.
"Tim kita turun untuk memastikan proses pembelajaran SMKN 3 Tanjab Timur berjalan sebagaimana mestinya," tuturnya.
Selain itu, ia juga menuturkan bahkan mediasi antara guru dan siswa telah dilakukan.
Kasus ini pun berakhir secara kekeluargaan.
“Alhamdulillah, mediasi sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Kedua belah pihak juga sudah menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan ini secara kekeluargaan,” jelasnya.
Baca juga: Motif Puluhan Siswa SMK di Jambi Keroyok Guru, Kasus Diselesaikan secara Damai
Meski begitu, keputusan terkait sanksi akan diambil setelah tim utusannya selesai melakukan investigasi.
"Berkenaan dengan pindah (guru), berkenaan dengan hukuman disiplin (siswa) segala macam tentu setelah kami tim turun akan koordinasi. Nanti, hasilnya akan kami sampaikan kepada BKD Provinsi Jambi,"
"Kita akan koordinasi dengan BKD mengenai tindak lanjutnya seperti apa, nanti hasil koordinasi itu yang akan kita tindak lanjutkan," pungkasnya.
Kata Gubernur Jambi
Gubernur Jambi Al Haris turut menyoroti kasus yang sempat viral di media sosial ini.
Baca tanpa iklan