Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Momen Dedi Mulyadi Berteriak Cari Linggis saat Evakuasi Korban Longsor yang Terjepit Batu

Evakuasi longsor Cisarua penuh drama. Dedi Mulyadi teriak cari linggis. 9 orang tewas, sekitar 80 korban masih dilaporkan hilang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Momen Dedi Mulyadi Berteriak Cari Linggis saat Evakuasi Korban Longsor yang Terjepit Batu
HO/IST/TRIBUN JABAR
TINJAU LONGSOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang ke lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Evakuasi korban longsor di Cisarua berlangsung dramatis. 
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berteriak meminta linggis saat korban terjepit batu dan pohon. 
  • Hingga hari pertama, sembilan orang ditemukan tewas dan sekitar 80 warga masih hilang. 
  • Longsor melanda Kampung Pasir Kuda dan Pasir Kuning dengan area terdampak mencapai tiga kilometer. 
  • Pencarian dilanjutkan hari kedua.

TRIBUNNEWS.COM - Proses evakuasi korban longsor di Desa Pasirlangu berlangsung penuh drama pada Sabtu (24/1/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berulang kali berteriak meminta linggis saat menyaksikan korban terjepit batu dan pohon.

Hingga hari pertama pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan sembilan korban tewas, sementara puluhan lainnya masih dilaporkan hilang.

Tanah longsor melanda dua kampung, yaitu Pasir Kuda dan Pasir Kuning. Diperkirakan luas tanah longsor mencapai tiga kilometer.

Baca juga: Jawa Barat Jadi Provinsi Terbanyak Bencana di 2025, Terbaru Longsor Cisarua, 82 Korban Masih Hilang

Dedi Mulyadi Berteriak Cari Linggis

Di hari pertama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun ke lokasi longsor untuk membantu evakuasi warga. 

Dedi Mulyadi mengalami kesulitan mengevakuasi warga. Dedi Mulyadi, berkali-kali berteriak meminta linggis kepada petugas karena salah satu korban ditemukan terjepit batu dan pohon.

Rekomendasi Untuk Anda

“Linggis mana linggis,” teriak Dedi, lantang. Ia menjelaskan, korban yang sedang tidur tergulung kasur dan selimut, kemudian tertimpa batu serta pohon, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

"Ada korban yang sedang tidur, tergulung kasur dan selimut, kemudian tertimpa batu dan pohon. Itu yang membuat proses evakuasi menjadi sulit,” ujar Dedi. 

Setelah beberapa kali meminta, Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, akhirnya datang membawa linggis yang dibutuhkan.

Proses evakuasi sempat terhambat karena akses lokasi dipenuhi warga yang ingin melihat langsung kehadiran Dedi Mulyadi di titik bencana.

Di tengah upaya mengevakuasi korban terjepit, warga lain menemukan dua korban tambahan.

“Ini ada satu, tolong, tolong,” teriak seorang warga. Petugas gabungan segera berlari ke arah warga dan berhasil mengevakuasi dua korban lain. Dengan melantunkan lafaz laa ilaha illallah, tim SAR akhirnya dapat mengangkat korban yang terjepit batu dan pohon.

Tiga korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke ambulans untuk diidentifikasi. Hingga kini, identitas mereka belum diketahui dan akan ditangani tim DVI.

“Fokus saya hari ini adalah mengangkat jenazah secara bertahap dan setelah itu melakukan pemulihan lingkungan,” ujar Dedi.

Selain turun langsung ke lokasi, Dedi Mulyadi berjanji memberikan bantuan Rp10 juta per kepala keluarga (KK) bagi para korban longsor

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas