Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Drone UAV Bantu Cari Korban Longsor Bandung Barat, Operasi SAR Risiko Tinggi

Operasi pencarian berlangsung dalam tekanan risiko tinggi, potensi longsor kembali mengancam di Bandung Barat

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Drone UAV Bantu Cari Korban Longsor Bandung Barat, Operasi SAR Risiko Tinggi
TribunJabar/Daniel Andreand Damanik
LONGSOR CISARUA - Puing-puing bangunan berserakan setelah diterjang longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026). 

Wapres meminta agar wilayah yang telah alih fungsi tersebut dapat dihijaukan kembali.

"Tadi saya dengar beberapa warga dulu kan disini banyak pohon pinus ya bapak ibu ini mohon dihijaukan kembali dan kita doakan sama-sama ya bapak ibu biar tim yang bekerja di lapangan bisa maksimal," katanya.

Baca juga: Longsor Bandung Barat: 25 Kantong Jenazah, 11 Korban Teridentifikasi

Pernyataan Wagub Jabar

Sementara itu Wagub Jabar Erwan Setiawan berjanji akan kembali menata kawasan di Bandung bagian utara tersebut.

"Insyaallah, Pak Wapres, kita akan segera tata kembali," katanya.

Ia juga berjanji akan terus memantau bantuan yang disalurkan kepada korban terdampak longsor agar tepat sasaran.

Selain bantuan, Pemerintah Provinsi Jabar kata dia memastikan posko kesehatan beroperasi 24 jam.

"Tadi Pak Wapres sudah menyampaikan bahwa kami akan memperhatikan bapak dan ibu serta anak-anak khususnya kita akan prioritaskan Pak Wapres kita akan pantau terus bantuan-bantuan pun harus betul-betul tersalurkan dengan baik hingga sampai kepada bapak dan ibu yang berhak, untuk anak-anak insyaallah kita juga posko kesehatan standby 24 jam jadi kalau ada apa-apa segera sampaikan," pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya operasi pencarian terhadap korban tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat telah memasuki hari ketiga.

Data sementara per Minggu (25/1/2025) pukul 12.00 WIB,  tim SAR gabungan berhasil menemukan sembilan korban meninggal dunia.

Selain itu 81 jiwa masih dinyatakan hilang, dan 23 orang selamat.

"Sehingga total korban terdampak berjumlah 113 jiwa. Angka jumlah korban ini bersifat sementara dan masih akan terus dilaksanakan verifikasi di lapangan," ujar Kapusdatin Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Baca juga: Lari di Tengah Gelap dan Lumpur: Kisah Wawa Selamat dari Longsor Maut Cisarua

Dari 9 korban meninggal yang sudah terindentifikasi, 5 korban sudah diserah terimakan kepada pihak keluarga dan 4 orang masih di Posko Disaster Victim Identification (DVI).

"Pengerahan alat berat juga telah dilakukan, namun kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian," katanya.

(Tribunnews.com/ Chrysnha, Taufik Ismail)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas