Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Basarnas: 75 Orang Selamat dari Longsor di Cisarua Bandung Barat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga hari ini Selasa (27/1/2026) terdapat ratusan jiwa mengungsi akibat bencana tersebut.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Gita Irawan
Editor: Erik S
zoom-in Basarnas: 75 Orang Selamat dari Longsor di Cisarua Bandung Barat
HO/IST/Tangkapan Layar/Kanal Youtube DPR RI
KORBAN SELAMAT- Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (27/1/2026). Dia menyampaikan data terkini terkait operasi SAR bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat yang terjadi Sabtu (24/1/2026) dini hari lalu 
Ringkasan Berita:
  • Basarnas mengatakan 75 orang selamat dan 43 kantong jenazah berhasil dievakuasi dalam longsor Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.
  • Operasi SAR melibatkan 2.700 personel gabungan dan alat berat untuk pencarian korban di medan berlumpur.
  • BNPB mencatat 685 warga mengungsi dan bantuan logistik telah disalurkan ke lokasi pengungsian.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan data terkini kepada Komisi V DPR RI terkait operasi SAR bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Syafii menyampaikan berdasarkan data hingga Selasa (27/1/2026) pukul 13.30 WIB, terdapat sebanyak 75 orang yang selamat dari bencana yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekira pukul 02.30 WIB dini hari lalu.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (27/1/2026).

"Jumlah korban yang terdampak terdata 155 orang, dengan jumlah selamat setelah terkonfirmasi 75 jiwa, dan yang sudah kami evakuasi dengan tim SAR gabungan ada 43 kantong jenazah yang kami serahkan (ke Tim DVI Polri)" ujar Syafii dikutip dari kanal Youtube resmi DPR RI.

"Informasi tadi pagi yang kami dapat dari DVI telah mengidentifikasi 27 korban dan telah diserahkan kepada keluarga," imbuhnya.

Ia menjelaskan dalam operasi SAR yang dipimpin Kantor SAR Bandung sebagai Sar Mission Coordinator tersebut, terdapat sebanyak 2.700 personel tim SAR gabungan yang turut terlibat.

Selain itu, kata dia, terdapat sebanyak 15 ekskavator yang dikerahkan untuk membantu pencarian dan pertolongan korban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dengan keterbatasan ruang yang ada kami menggunakan seluruh sarana yang ada, baik secara manual dengan peralatan SAR perorangan, kemudian tim ada (pompa Alkon)," ucapnya.

Baca juga: Longsor di Cisarua, Basarnas: 35 Rumah Hilang, 155 Warga Terdampak

"Karena memang kondisi lumpur yang sangat labil dan sampai sekarang tadi pagi pun hujan tidak hujan itu masih sering terjadi," imbuh dia.

Ratusan Mengungsi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga hari ini Selasa (27/1/2026) terdapat ratusan jiwa mengungsi akibat bencana tersebut.

BNPB mencatat sebanyak total 685 jiwa mengungsi di Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

LONGSOR CISARUA - Tim SAR gabungan dibantu dengan alat berat melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1/2026). Berdasarkan data tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Senin (26/1) pukul 16.57 WIB, jumlah korban bencana tanah longsor yang berhasil ditemukan sebanyak 34 jenazah dan 20 diantaranya telah berhasil diidentifikasi. TRIBUNNEWS/HO
LONGSOR CISARUA - Tim SAR gabungan dibantu dengan alat berat melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1/2026). Berdasarkan data tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Senin (26/1) pukul 16.57 WIB, jumlah korban bencana tanah longsor yang berhasil ditemukan sebanyak 34 jenazah dan 20 diantaranya telah berhasil diidentifikasi. TRIBUNNEWS/HO (HO/)

Sebanyak 353 orang di antaranya berada di GOR Desa dan 323 orang lainnya berada di aula desa. 

"Untuk mendukung kebutuhan dasar para pengungsi, BNPB juga telah menyalurkan bantuan berupa 200 paket sembako, 100 pouch makanan siap saji, 50 Kasur Lipat, 100 pcs selimut, 100 matras, dan 50 paket alat kebersihan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Siaran Pers BNPB pada Selasa (27/1/2026) pagi.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas