Lansia Bunuh Lansia di Palembang, Christina Dirampok, Leher Dijerat, Jasadnya Dibakar di Kebun Sawit
Nenek Christina (80) tewas di tangan tetangganya sendiri, korban dirampok lalu jasadnya dibakar di kebun sawit Banyuasin.
Penulis:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Kasus lansia bunuh lansia terjadi di Palembang, Sumsel.
- Christina (80) tewas di tangan tetangganya sendiri yang juga lansia, inisial YG (61).
- Sebagai pelaku utama, YG menghabisi nyawa korban dengan cara menjerat leher serta membakar jasadnya di kebun sawit demi menghilangkan jejak.
- Selain YG, polisi juga menetapkan dua tersangka lain yakni JI dan Sw
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Kasus Christina, lansia 80 tahun di Palembang, Sumsel yang jadi korban perampokan dan penculikan akhirnya terpecahkan.
Jasad Christina yang adalah pensiunan guru itu ditemukan di kebun sawit wilayah Banyuasin.
Sementara itu tiga pelaku sudah ditangkap lebih dulu sebelum jasad Christina ditemukan.
Saat ini, ketiga pelaku yakni YS, JI, dan Sw sedang diperiksa intensif oleh penyidik dari Polda Sumsel dan Polda Jatim.
Sadisnya Kronologi Lansia Bunuh Lansia di Palembang, Jasad Christina Dibakar
Terungkap detik-detik lansia 80 tahun, Christina meregang nyawa.
YG (61) pelaku utama pembunuhan dan penculikan terhadap Christina (80) lansia pemilik kos dan pensiunan guru di Palembang membuat pengakuan.
Dia menghabisi nyawa korban dengan cara menjeratkan tali ke leher.
Baca juga: Anak Bunuh Ibu di Lombok: Pelaku Kalap Tak Diberi Uang Rp39 Juta Bayar Utang
Selain menjerat leher, tersangka YG juga membakar jasad korban menggunakan bensin dan korek api di bawah pohon sawit, Jalan Tanjung Api-api, Kecamatan Tanjung Lago, Banyuasin guna menghilangkan jejak.
Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun mengatakan, kronologis pencurian disertai pembunuhan itu berawal ketika tersangka meminta diantarkan ke tempat temannya.
"Pelaku ada chat WA ke korban sekitar pukul 04:22 WIB minta diantar ke tempat temannya di kawasan Sukabangun menggunakan mobil korban. Kemudian ketika di KM 7, pelaku meminta korban menyetop kendaraannya," ujar Johannes saat rilis di Polda Sumsel, Rabu (28/1/2026).
Saat kendaraan berhenti, YG yang duduk di kursi belakang korban, langsung mengeluarkan tali dan menjerat leher korban hingga kesulitan bernafas dan meninggal dunia.
Dari situ YG mengambil alih kendaraan korban dan membawanya ke Jalan Tanjung Api-api lalu membuangnya ke area pinggir kebun sawit.
"Di sana pelaku membakar tubuh korban menggunakan bensin dan korek api yang sudah dipersiapkannya, lalu meninggalkan jasad korban di sana," katanya.
Baca tanpa iklan