Penampakan Rumah Mewah Purwanto Bos Sate Kambing yang Disatroni Perampok di Boyolali
Megah dan Mewahnya Rumah Purwanto Bos Sate Kambing di Boyolali, Warga Tak Dengar Teriakan saat Perampok Beraksi
Editor:
Theresia Felisiani
Kesaksian tragis ini diungkapkan oleh Ngatirin, paman korban, yang menjadi orang pertama dari keluarga yang tiba di rumah setelah mendapat kabar dari Purwanto.
Baca juga: Lansia Bunuh Lansia di Palembang, Christina Dirampok, Leher Dijerat, Jasadnya Dibakar di Kebun Sawit
Ngatirin menjelaskan, informasi awal mengenai kondisi adik iparnya diterima oleh istrinya, yang dihubungi langsung oleh Purwanto.
Ia kemudian diminta segera datang ke rumah korban karena kondisinya sangat kritis.
"Istri itu (istrinya Ngatirin) dibel sama suaminya korban (Purwanto). Saya disuruh ke rumahnya sini, pokoknya gawat," kata Ngatirin saat ditemui TribunSolo.com.
"Istrinya gawat-gawat. Saya langsung kesini," imbuhnya.
Detik-detik Daryanti Ditemukan Bersimbah Darah
Saat tiba di rumah korban, Ngatirin mendapati Daryanti dalam kondisi mengenaskan dengan luka serius di bagian leher.
Ia baru saja kembali dari rumah sakit setelah mengantarkan korban yang terluka parah.
Dalam keadaan kritis, Daryanti masih sempat menyampaikan permintaan terakhirnya.
Ngatirin menuturkan, Daryanti memintanya segera menyelamatkan anaknya, Adisa Orlin (6), yang berada di kamar mandi.
"Olin neng kamar mandi, Olin neng kamar mandi (Olin di kamar mandi) gitu," kata Ngatirin menirukan ucapan Daryanti.
Mendengar itu, Ngatirin langsung berlari menuju kamar mandi.
Si Bungsu Tewas di Kamar Mandi
Di kamar mandi, Ngatirin menemukan keponakannya dengan kepala dimasukkan ke dalam ember berisi air.
Ia berusaha menyelamatkan dengan mengangkat tubuh korban agar air keluar, namun sayangnya Adisa Orlin sudah tidak bernyawa.
Baca tanpa iklan