Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pedagang Sate Berguling-guling di Trotoar Malioboro, Aturan Harus Ditegakkan demi Kota Lebih Tertata

Viral di media sosial pedagang sate di Malioboro histeris dan guling-guling. Rupanya, ia panik saat ada petugas melakukan penertiban.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Viral di media sosial pedagang sate di Malioboro histeris dan guling-guling.
  • Rupanya, ia panik saat ada petugas melakukan penertiban.
  • Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mengatakan, aturan harus ditegakkan demi kota lebih tertata.

TRIBUNNEWS.COM - Kawasan Malioboro, Daerah Istimewa Yogyakarta bukan hanya sekadar pusat aktivitas ekonomi lokal, melainkan juga ikon pariwisata nasional yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan simbolik bagi Indonesia.

Setiap tahun, jutaan wisatawan domestik dan mancanegara mengunjungi kawasan ini, menjadikannya etalase wajah Indonesia di mata dunia.

Oleh karena itu, upaya penertiban pedagang di kawasan Malioboro terus dilakukan agar kota lebih tertata.

Namun, tak jarang, penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan pemerintah daerah kerap memunculkan perdebatan. 

Di satu sisi, PKL merupakan bagian dari denyut ekonomi rakyat kecil yang berkontribusi terhadap perputaran ekonomi dan penyediaan lapangan kerja. 

Namun di sisi lain, penggunaan ruang publik yang tidak tertata berpotensi mengganggu kenyamanan, keselamatan, serta citra kawasan strategis nasional yang seharusnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti yang baru-baru ini terjadi Kawasan Malioboro

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, tampak penjual sate ayam di Kawasan Malioboro berteriak histeris hingga berguling-guling.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/1/2026) malam.

Seorang pedagang sate terlihat tesungkur dan meraung-raung di atas trotoar, tepatnya di sisi selatan pertigaan menuju Jalan Suryatmajan.

Pada foto dan video yang beredar di media sosial, wanita yang mengenakan daster motif bunga dan kerudung merah muda itu tampak berguling di samping bangku pedestrian.

Baca juga: Viral Pengemis Sembur Asap Rokok ke Wisatawan Malioboro jika Tak Diberi Uang, Satpol PP Sebut ODGJ

Aksi pedagang sate itu disaksikan sejumlah petugas Satpol PP dan pengunjung yang memadati kawasam Malioboro.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mengatakan, dinamika di lapangan seperti aksi protes maupun kepanikan pedagang adalah bagian dari tantangan penegakan aturan.

Wawan menerangkan, untuk mewujudkan Kawasan Malioboro yang tertata, diperlukan kesabaran dan konsisten.

"Memang memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya para PKL untuk mentaati aturan, tetap butuh sabar."

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas