KKB Pimpinan Elkius Kobak Diduga Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air
Satgas Damai Cartenz ungkap KKB Yahukimo pelaku penembakan Smart Air di Korowai Batu, pilot tewas, penumpang selamat.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengungkap pelaku penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Korowai Batu, Boven Digoel, berasal dari KKB Yahukimo yang dikenal sebagai Batalion Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak.
- Insiden menewaskan pilot Capt. Egon Erawan dan kopilot Capt. Baskoro, sementara 13 penumpang selamat.
- Aparat gabungan TNI-Polri telah mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, dan kini memburu kelompok bersenjata.
TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengungkapkan pelaku penembakan pesawat Smart Air Aviation berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yahukimo.
Kelompok ini dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menerangkan terhadap terduga kelompok pelaku kini masih diburu.
"Aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut," ungkapnya dalam keterangan, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya saat ini penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional.
Aparat menegaskan bahwa negara hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.
Peristiwa penembakan itu mengakibatkan dua pilot Smart Air PK-SNR yakni kapten Egon Erawan dan Baskoro sebagai co-pilot tewas.
Pada Kamis (12/2/2026) pagi, kedua jenazah telah dievakuasi ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi.
Setelah pemulasaraan selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Area Bandara Korowai Batu, tempat kejadian perkara berhasil diamankan.
Sejak pukul 06.00 WIT, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dibantu unsur TNI telah memasuki lokasi dan menguasai situasi di sekitar bandara.
Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat.
Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing.
“Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujar Kombes Yusuf.
Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU.
Baca tanpa iklan