Before After Angin Kencang di Pakansari Bogor yang Buat Atap Stadion Ambruk
Badai terjang Stadion Pakansari, Bogor: pohon tumbang, videotron ambruk, satu korban luka ringan.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Badai disertai hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (12/2).
- Pohon tumbang, atap stadion rusak, videotron ambruk.
- Satu orang luka ringan dirawat di RSUD.
- Petugas gabungan BPBD, TNI-Polri, Dishub, dan Damkar dikerahkan evakuasi.
- Kerugian masih didata, Pemkab Bogor janji perbaikan bertahap.
TRIBUNNEWS.COM - Kawasan olahraga Pakansari di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendadak porak-poranda setelah diterjang badai disertai hujan deras dan angin kencang pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Angin kencang yang melanda kawasan tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang, atap stadion beterbangan, hingga videotron ambruk karena tidak mampu menahan hembusan badai.
Kerusakan dilaporkan terjadi di berbagai titik, baik di area dalam maupun luar Stadion Pakansari yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bogor.
Salah satu fasilitas yang ikut terdampak adalah atap kanopi loket parkir pintu masuk stadion yang mengalami kerusakan cukup parah.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian tangan dan langsung dilarikan ke RSUD Bakti Pajajajaran Cibinong untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas Gabungan Dikerahkan
Pasca kejadian, petugas gabungan dari berbagai instansi langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat.
Fokus awal dilakukan pada evakuasi pohon tumbang yang sempat menutup badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Dari pantauan di lokasi, petugas memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin sebelum memindahkannya ke pinggir jalan agar tidak mengganggu kendaraan yang melintas.
Kepolisian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) juga terlihat melakukan pengaturan lalu lintas, sementara petugas kebersihan bekerja ekstra membersihkan material sisa badai.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, mengatakan unsur yang terlibat dalam penanganan bencana ini meliputi BPBD, Damkar, Satpol PP, Dishub, DLH, hingga TNI-Polri.
“Saat ini kita fokus untuk evakuasi pepohonan dan material akibat angin kencang ini, kita berharap aktivitas tidak terganggu dengan adanya bencana ini,” ujarnya.
Kerugian Masih Didata
Sebagian besar kerusakan disebut merupakan aset milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor.
Namun hingga kini, total kerugian akibat badai tersebut belum dapat dipastikan.
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, menyebut pihaknya masih melakukan inventarisasi terhadap fasilitas yang rusak.
“Saya belum bisa memperkirakan. Untuk kerusakan dan kerugiannya sedang kita hitung dengan teman-teman,” katanya.